GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan melakukan peninjauan ke lokasi bencana longsor di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Minggu (6/12/2020). Ia mengapresiasi gotong royong warga dalam menyikapi bencana longsor tersebut.
“Terima kasih kepada pengawas sekolah Pak Sukanda, bisa mengatur mana (ruangan untuk) yang sakit, mana yang anak-anak, mana yang lansia, bagus-bagus. Ini gotong-royongnya luar biasa,” ungkap dia.
Rudy menjelaskan, saat ini di lokasi bencana masih rawan karena intensitas hujan masih cukup tinggi.
“Persiapan logistik untuk korban longsor di Cisewu, karena korban longsor di Cisewu di pengungsian itu hampir 700 orang. Ini memerlukan kesiapsiagaan yang luar biasa, beras kita ada, kita akan drop lagi nanti (dari) Dinas Sosial (atau) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),” tandasnya.
Rudy mengingatkan pentingnya menjaga kondisi mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi. Sehingga, mungkin sedikit terlambat dalam mengevakuasi warga dari tempat pengungsian. Ia juga mengatakan, untuk kebutuhan inti seperti makan sudah terjamin.
“Insya Allah kita akan menjamin untuk makan tiga kali sehari dengan makanan yang bergizi, karena ini masa pandemi, akan ditanggung oleh pemerintah daerah Kabupaten Garut, sumbangan dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara), sumbangan dari BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), (dan) masyarakat para aghnia,” tutur Bupati Garut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut juga memberikan bantuan berupa uang tunai kepada para pengungsi.
“Ini di pengungsian di salah satu pengungsian ada 285 orang di MI (Madrasah Ibtidaiyah) An-Nur Desa Cisewu. Kemarin ada (bantuan) dari BJB (Bank Jabar Banten) ya, dan juga dari Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia). Nanti kita bagikan di sini. Bu Camat yang akan membagikan ini. Dan segera kita akan berikan kasur, dengan bantal, ada selimut, dalam dua tiga hari (ke depan) semua sudah menggunakan kasur,” paparnya. (Yan AS)



.png)











