Peristiwa

Akibat Selang Elpiji Bocor, Dapur Rumah Milik Warga Karangpawitan Hancur

×

Akibat Selang Elpiji Bocor, Dapur Rumah Milik Warga Karangpawitan Hancur

Sebarkan artikel ini
Petugas pamadam kebakaran melakukan pengecekan regulator tabung gas elpiji di Jalan Zaenal Arif, Kampung Sukaraja, Desa Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu (05/08/2020). (Foto: Agus Rahmat/Dinas Damkar Garut)

GOSIPGARUT.ID — Kebakaran yang sering kali terjadi diakibatkan oleh bocornya selang tabung gas elpiji, salah satunya dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat. Bagaimana langkah awal yang harus diambil bila hal itu terjadi? Yang utama ialah jangan panik.

Kejadian seperti itu terjadi di Jalan Zaenal Arif, tepatnya di Kampung Sukaraja, Desa Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu (05/08/2020), sekira pukul 14:15 WIB.

Dengan respon time 10 menit, satu regu diturunkan langsung menuju lokasi kejadian. Dibantu masyarakat setempat, akhirnya api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu setengah jam.

Menurut Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Garut, Wawan Sobarwan, kebakaran menimpa rumah permanen milik Aip (50) berukuran 3 x 3 meter persegi, diakibatkan dari kebocoran tabung gas 3 kg hingga dapur sedikit hancur.

Baca Juga:   Bacok Korban dengan Samurai, Warga Tarogong Kaler Ini Ditangkap Polisi

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, sedangkan kerugian marerial masih dalam perhitungan,” ucap dia.

Wawan menambahkan, penyebab kebakaran diduga akibat selang regulator gas bocor sehingga menimbulkan percikan api saat pemilik rumah sedang memasak. Api kemudian semakin membesar dan membakar barang-barang di sekitarnya. Namun beruntung, kebakaran yang menimpa rumah tidak parah dan bisa segera ditangani oleh pihak damkar.

Ia mengimbau kepada warga agar selalu waspada terhadap musibah kebakaran. Jika meninggalkan rumah agar mematikan api kompor, obat nyamuk dan listrik.

Baca Juga:   Memprihatinkan, Rumah yang Ambruk di Karangpawitan Belum Diperbaiki

Menurut Wawan, penyebab terjadinya ledakan atau kebakaran elpiji sebenarnya bisa dicegah bila masyarakat paham tentang prosedur penggunaannya. Pemasangan regulator harus dipastikan sesuai standar, sehingga gas tidak bocor dan menguap. Apalagi bahayanya bila tersambar api atau listrik.

“Langkah yang harus dilakukan ialah cukup sederhana hanya dengan membuka tuas pengunci regulator, maka laju gas akan terhenti. Meskipun sudah keluar api, tidak apa, tidak akan meledak. Oleh sebab itu, diperlukan adanya pengetahuan khusus agar masyarakat berani untuk menghadapinya,” ungkapnya.

Wawan juga memberikan tips Iangkah pengamanan jika terjadi kebakaran diakibatkan kebocoran tabung gas. Pertama, jangan panik dan lakukan dengan menutup tabung gas atau kompor yang terbakar dengan kain atau karung basah sebagai cara alternatif tradisional.

Baca Juga:   Derita Sakit Jantung, Seorang Pendaki Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Sagara Garut

Kedua, jangan mematikan atau menyalakan lampu listrik, karena percikan api bisa memicu kebakaran atau ledakan yang lebih besar. Ketiga, cabut regulator dari tabung, maka api pun akan padam dengan sendirinya.

“Jika masih ada sisa api di sekelilingnya, barulah kita padamkan dengan air. Cara tersebut bisa di praktekkan pada kompor yang terbakar akibat kebocoran gas,” ujar Wawan. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *