Berita

Memprihatinkan, Rumah yang Ambruk di Karangpawitan Belum Diperbaiki

×

Memprihatinkan, Rumah yang Ambruk di Karangpawitan Belum Diperbaiki

Sebarkan artikel ini
Rumah Nenek Lilis yang ambruk di Karangpawitan dan sampai kini belum diperbaiki. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sungguh memprihatinkan kondisi korban bencana puting beliung di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Ia berharap mendapat bantuan perbaikan rumah dari pemerintah daerah, karena selama ini kondisi rumahnya masih dibiarkan ambruk sejak kejadian bencana akhir tahun 2018.

“Rumah saya ambruk akibat angin puting beliung akhir tahun 2018 lalu,” kata Lilis (55) pemilik rumah yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung di Kampung Kertasari, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (9/3/2019).

Ia menuturkan, rumah semi permanen awalnya sudah dalam kondisi tidak layak huni, kemudian tiba-tiba ambruk ketika datang bencana angin puting beliung disertai hujan melanda Kecamatan Karangpawitan.

Baca Juga:   Desa Otari di Nagano “Taman Alam Tsugaike” Dibuka pada 7 Juni — Salju yang datang terlambat dan Pemandangan Pegunungan Alpen Utara Menunggu

Sejak kejadian itu, Lilis mengaku sempat bertahan tinggal di sekitar bangunan rumah yang ambruk, hingga akhirnya tinggal di rumah sanak saudaranya yang masih satu desa. “Sejak Desember (2018) sempat tinggal beberapa bulan di sekitar reruntuhan rumah, tapi sekarang tidak lagi,” katanya.

Lilis selama ini tinggal di rumah tidak layak huni itu bersama satu cucunya yang saat ini masih sekolah tingkat SMP di Karangpawitan, sedangkan anaknya merantau di Jakarta. Rumahnya yang berukuran 4×6 meter persegi itu masih dibiarkan ambruk, belum ada tanda-tanda akan dibangun kembali untuk menjadi tempat tinggal bersama cucunya itu.

Baca Juga:   Anggota Fraksi PDI Perjuangan Bertakziah ke Rumah Korban Truk Penabrak Madrasah

Lilis yang sehari-harinya bekerja serabutan dengan penghasilan paling besar Rp20 ribu per hari itu berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk bisa memperbaiki rumahnya itu. “Kalau ada yang nyuruh baru dapat uang, kadang makan juga sering ada yang ngasih,” katanya. (Ant/Fj)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *