Peristiwa

Sejumlah Kecamatan di Garut Terendam Banjir, Warga Cimacan Dievakuasi

×

Sejumlah Kecamatan di Garut Terendam Banjir, Warga Cimacan Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
Banjir menggenangi rumah warga Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul. (Foto: A Sopyan)

GOSIPGARUT.ID — Hujan deras yang mengguyur Garut sejak Selasa (7/4/2020) sore membuat air dari beberapa sungai meluap ke permukiman warga. Di Kecamatan Tarogong Kidul, banjir merendam rumah warga di Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung.

Banjir berasal dari luapan Sungai Cimanuk. “Banjir mulai masuk ke rumah sekitar jam 19.30. Hujannya memang besar setelah magrib tadi,” kata Yuyus, salah seorang warga, Selasa (7/4/2020).

Ketinggian air sampai pukul 20.00 sudah selutut orang dewasa. Barang di dalam rumah tak sempat diselamatkan karena banjir datang tiba-tiba.

Baca Juga:   Dua Kepala Dinas di Garut Jadi Staf Ahli Bupati, Tiga Lainnya Rotasi

Selain di Tarogong Kidul, banjir juga menerjang Kecamatan Cikajang, Cisurupan, dan Banjarwangi.

Di Banjarwangi, air berasal dari Sungai Cikaengan. Sejak Selasa sore, air di Sungai Cikaengan membanjiri rumah warga.

Pihak BPBD Garut juga belum memastikan jumlah rumah yang terendan banjir. “Ini saya lagi di Cimacan. Untuk jumlahnya (rumah terendam) nanti saya WA kan,” ujar Kabid Darlog BPBD Garut, Iman Ridho Purnama.

Baca Juga:   Terjebak dalam Kobaran Api yang Membakar Rumahnya, Lansia di Cilawu Ini Tewas dengan Tubuh Hangus

Sungai Cimanuk di Kampung Sudika Indah, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut meluap dan banjir menerjang pemukiman penduduk, Selasa (07/04/2020) pukul 19.45 WIB.

Kepala Seksi Penyelamatan Non Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Dadan Wandi Wandani menjelaskan, banjir melanda Kampung Sudika Indah, atau dikenal dengan Kampung Cimacan setinggi kurang lebih 40 cm.

Baca Juga:   Hyundai Avega yang Sedang Melaju di Jalan Raya Garut-Tasikmalaya Terbakar

Ia menyampaikan, peristiwa banjir itu menyebabkan beberapa warga harus dievakuasi ke tempat yang aman untuk menghindari bahaya bencana banjir yang telah menggenangi rumah warga.

Dadan menambahkan, warga yang tinggal tidak jauh dari aliran Sungai Cimanuk masih trauma dengan musibah banjir akibat luapan Sungai Cimanuk pada 20 September 2016. (Trbn/A Sopyan)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *