GOSIPGARUT.ID — Tiga puluh enam warga Kampung Pasirmalang, Desa Tanjung Kamuning, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut diduga terjangkit virus chikungunya. Sebagian masih dirawat di Puskesmas.
Menurut Camat Tarogong Kaler, Saepul Rohman, puluhan warga tersebut diduga terjangkit chikungunya sejak awal tahun 2020. “Data yang kami himpun, ada 36 warga yang diduga terjangkit chikungunya selama tahun 2020,” ujar dia kepada wartawan di Puskesmas Tarogong, Jalan Suherman, Garut, Jumat (28/2/2020).
Ada 36 warga yang diduga terjangkit chikungunya. Jumlah tersebut, kata Saepul, merupakan data yang masuk sejak Januari 2020.
Ia menjelaskan mereka mengeluh demam, flu, dan lemas di bagian sendi dan tulang. Petugas Puskesmas yang diterjunkan ke pemukiman warga menemukan adanya tanda-tanda nyamuk chikungunya di rumah warga.
“Hasil temuan kami di lapangan, memang ditemukan jentik yang ditemukan di ember dan galon rumah warga. Sedang diuji lab,” kata Saepul.
Saat ini, ada tiga orang yang masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Tarogong. Sebagian besar memilih untuk dirawat di rumah sendiri.
“Yang masih dirawat di sini ada tiga orang. Selebihnya memilih rawat jalan di rumah. Kami terus berupaya mengidentifikasi apa yang terjadi,” ujar Saepul. (dtc)



.png)












