GOSIPGARUT.ID — Niat membantu memperbaiki atap ruang kelas di SDN Cisewu 4 berujung duka. Yana (60), warga Kampung Lemahluhur, Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, meninggal dunia setelah terjatuh dari atap sekolah tersebut, Rabu (25/2/2026) siang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban bersama sejumlah rekannya tengah memperbaiki bagian atap ruang kelas yang mengalami kerusakan. Namun ketika menginjak bagian plafon yang diduga sudah lapuk, korban kehilangan pijakan dan terjatuh ke dalam ruangan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami benturan keras di bagian kepala dan langsung tidak sadarkan diri. Rekan-rekannya segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Cisewu untuk mendapatkan pertolongan medis.
Ketua PGRI Kecamatan Cisewu, Agus Rajab, mengatakan kondisi korban saat tiba di puskesmas sudah dalam keadaan kritis sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit di Bandung.
“Korban dirujuk ke Rumah Sakit Welas Asih. Namun dalam perjalanan, sebelum sampai ke rumah sakit, korban meninggal dunia,” ujar Agus.
Menurut Agus, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum terjatuh korban sempat mengeluhkan pusing dan meminta waktu untuk beristirahat. Setelah merasa agak baikan, ia kembali melanjutkan pekerjaannya memperbaiki atap.
“Diduga saat kembali bekerja itulah korban terjatuh dan kepalanya membentur meja di dalam kelas,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan awal di Puskesmas Cisewu, diketahui tekanan darah korban mencapai 220 mmHg. Hal itu memunculkan dugaan bahwa korban memiliki riwayat hipertensi yang bisa saja memperburuk kondisinya saat bekerja di ketinggian.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya. Agus menyebut almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah dan humoris di lingkungan tempat tinggalnya.
“Kami keluarga besar PGRI Kecamatan Cisewu turut berbelasungkawa. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT,” ucap Agus. ***



.png)











