Berita

Wabup Garut Respons Video Intimidasi Warga Panggalih: Audit Desa Dilakukan, Kritik Harus Diterima

×

Wabup Garut Respons Video Intimidasi Warga Panggalih: Audit Desa Dilakukan, Kritik Harus Diterima

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.

GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, angkat bicara merespons video viral yang memperlihatkan dugaan intimidasi terhadap seorang konten kreator yang mengkritik kondisi jalan rusak di Desa Panggalih. Video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial karena diduga melibatkan oknum yang disebut-sebut masih memiliki hubungan keluarga dengan kepala desa setempat.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @putri.karlina14, Putri menegaskan bahwa tindakan intimidasi merupakan perbuatan yang keliru dan tidak dapat dibenarkan, terlebih dilakukan oleh pihak yang berkaitan dengan aparatur pemerintahan desa.

“Kenapa sih orang itu enggak bisa belajar dari kesalahan orang lain? Hal yang kurang enak dari Kabupaten Garut tentang intimidasi dari oknum kepada orang yang sering mengkritik. Mengintimidasi itu sudah pasti salah,” ujar Putri dalam pernyataannya, dilihat GOSIPGARUT.ID Sabtu (3/1/2025).

Baca Juga:   2.700 Pasien ODGJ Ditemukan di Garut, Wakil Bupati Minta Tidak Ada yang Dipasung

Putri juga menyinggung bahwa kasus serupa pernah terjadi sebelumnya di Garut dan menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemangku kebijakan. Ia menekankan bahwa jabatan publik memiliki konsekuensi untuk siap menerima kritik, termasuk kritik yang disampaikan melalui media sosial.

“Namanya memilih jadi pimpinan pasti akan berhadapan dengan kritik. Itu risiko dan harus diterima. Marah-marah bukan solusi,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Putri menyampaikan telah menghubungi Inspektorat Kabupaten Garut untuk segera turun ke Desa Panggalih guna melakukan audit terhadap pengelolaan dana desa. Menurut dia, audit tersebut bukan bertujuan untuk mencelakakan kepala desa, melainkan memberikan informasi yang berimbang kepada publik.

Baca Juga:   Satlantas Polres Garut Tilang Sepeda Motor Berpelat Nomor Negara Asing

“Kalau memang dana desa berjalan sesuai kebutuhan dan ada pembangunan, seharusnya tidak perlu takut diaudit. Kita harus jelaskan ke mana dana desa itu digunakan,” ujarnya.

Putri memastikan, hasil audit Inspektorat nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Dengan begitu, publik dapat mengetahui apakah pembangunan di desa tersebut benar-benar berjalan atau justru ditemukan persoalan dalam pengelolaannya.

Selain itu, Putri juga mengingatkan seluruh kepala desa dan pejabat publik lainnya agar menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama. Ia meminta agar kritik tidak disikapi dengan emosi, melainkan dengan sikap terbuka dan legowo.

Baca Juga:   LRT Jabodebek Layani 199.303 Pengguna Pacsa Libur Panjang Waisak

“Kalau kerja benar, seharusnya tidak malu ketika dikritik atau dikontenkan. Mungkin hari ini belum terlihat, tapi besok akan,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Putri menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang aktif memberikan masukan, baik melalui konten, pesan langsung, maupun kanal lainnya. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut akan dilakukan di tingkat kabupaten.

“Terima kasih atas perhatian dan masukannya. Insyaallah selanjutnya kami tangani di kabupaten. Mohon maaf kepada semuanya,” tutup Putri. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *