GOSIPGARUT.ID — Arus lalu lintas di Jalan Raya Cikajang–Banjarwangi, Kabupaten Garut, kembali normal setelah sempat tertutup material tanah longsor pada Sabtu sore (8/11/2025). Longsor terjadi di Kampung Lemah Duhur, Kecamatan Banjarwangi, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
Material tanah dan bebatuan dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi 7 meter sempat menutup sebagian badan jalan, membuat akses kendaraan tersendat. Namun, berkat aksi cepat tanggap personel Polsek Banjarwangi Polres Garut bersama warga, material longsoran berhasil disingkirkan hanya dalam beberapa jam.
Kapolsek Banjarwangi, Ipda Ipar Suparlan, mengatakan bahwa begitu menerima laporan dari anggota yang sedang patroli, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk memastikan situasi terkendali. Polisi bersama warga bahu membahu membersihkan material tanah menggunakan alat seadanya agar jalur segera bisa dilalui kembali.
“Kami bersama warga langsung membersihkan material longsoran agar kendaraan bisa melintas kembali. Selain itu, kami lakukan pengaturan lalu lintas dan mengimbau pengendara agar waspada, terutama di jalur rawan longsor,” ujar Ipda Ipar Suparlan, Minggu (9/11/2025).
Selama proses pembersihan, petugas juga menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan panjang. Hingga malam hari, kondisi jalan sudah kembali normal dan bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
Meski demikian, Ipda Ipar mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati saat melintas di kawasan perbukitan, terutama saat hujan deras turun. “Kita imbau warga dan pengguna jalan agar tetap waspada. Kondisi tanah masih labil di beberapa titik,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material besar akibat kejadian ini. Namun, aparat kepolisian tetap menyiagakan personel untuk memantau potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah selatan Garut masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. ***



.png)











