GOSIPGARUT.ID — Jumlah pasien dalam kasus dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di SMPN 1 Kadungora, Kabupaten Garut, terus bertambah. Hingga Kamis (2/10/2025) pukul 06.00 WIB, total pasien sudah menembus 299 orang.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut, Leli Yuliani, melaporkan bahwa tambahan pasien baru kembali muncul sejak Rabu hingga Kamis dini hari. “Hari Selasa ada 147 pasien, Rabu bertambah 139 pasien, dan Kamis ini ada tambahan 13 pasien. Total menjadi 299 orang,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 pasien masih harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. Rinciannya: 27 pasien dirawat di Puskesmas Leles, 1 pasien di Puskesmas Kadungora, dan 6 pasien di RSUD dr. Slamet Garut. Sementara itu, 265 pasien lainnya sudah diperbolehkan pulang dalam kondisi membaik.
Kasus keracunan massal ini sebelumnya ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Dinas Kesehatan masih menelusuri penyebab pasti keracunan, termasuk menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan program MBG.
Hingga kini, Pemkab Garut bersama tim medis terus melakukan pemantauan ketat terhadap para pasien yang masih dirawat, sekaligus memperluas pengawasan distribusi program MBG agar kasus serupa tidak kembali terjadi. ***



.png)






