Politik

Ketua Baru PKS Garut Sambangi Bupati Syakur Amin, Isu Koalisi Langsung Mencuat

×

Ketua Baru PKS Garut Sambangi Bupati Syakur Amin, Isu Koalisi Langsung Mencuat

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PKS Garut yang baru, Yusup Musyafa, bersama jajaran pengurus lainnya mendatangi Pendopo Garut untuk bersilaturahmi dengan Bupati Abdusy Syakur Amin, Senin malam (15/9/2025).

GOSIPGARUT.ID — Langkah awal Ketua DPD PKS Garut yang baru, Yusup Musyafa, langsung menimbulkan spekulasi politik. Belum genap sebulan memimpin, Yusup yang juga anggota DPRD Garut itu mendatangi Pendopo Garut untuk bersilaturahmi dengan Bupati Abdusy Syakur Amin, Senin malam (15/9/2025).

Pertemuan tersebut sontak menuai tanda tanya. Pasalnya, PKS merupakan rival politik Syakur pada Pilkada Garut 2024 lalu. Kehadiran Yusup bersama jajaran pengurus baru PKS dianggap sebagian kalangan sebagai sinyal manuver koalisi.

Namun, Yusup buru-buru membantah dugaan tersebut.

“Ya kita hanya sekadar silaturahmi saja. Karena kami pengurus baru, perlu diketahui oleh orang tua kami sebagai Bupati Kabupaten Garut. Itu saja sebetulnya,” kata Yusup kepada wartawan.

Baca Juga:   Revitalisasi Bertahap Pasar Guntur Dimulai, Bupati Syakur Soroti Overkapasitas dan Akses Pengunjung

Ia menambahkan, PKS sebenarnya sempat berencana mengundang Bupati dalam Musyawarah Daerah (Musda) partai beberapa waktu lalu. Namun, arahan dari DPW dan DPP PKS menegaskan bahwa Musda harus bersifat internal tanpa menghadirkan pihak luar.

“Karena itu, kami berkomitmen setelah Musda selesai, pengurus baru akan menghadap dan bersilaturahmi dengan Pak Bupati. Alhamdulillah, Senin malam sudah terlaksana,” ujarnya.

PKS Siap Dukung Pemerintah

Lebih jauh, Yusup menegaskan PKS dengan formasi baru tetap akan menjalankan perannya sebagai partai politik yang ikut mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga:   Siaga 98 Minta Hentikan Kekonyolan Perdebatkan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka dan Tertutup

“Kami akan membantu Pemerintah Kabupaten Garut sesuai porsi dan kewenangan yang kami miliki,” ucapnya.

Dalam pertemuan itu, Yusup juga berdiskusi panjang dengan Bupati terkait restrukturisasi birokrasi, termasuk mutasi dan rotasi jabatan eselon II.

“Saya yakin Bupati punya pertimbangan-pertimbangan matang dan idealisme yang luar biasa. Kami percaya keputusan beliau yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Garut,” imbuhnya.

Terkait pembangunan, Yusup mengakui ada beberapa proyek yang tampak mandek. Namun menurutnya, kondisi tersebut wajar mengingat adanya regulasi yang membatasi kapasitas fiskal daerah.

Baca Juga:   Bawaslu Garut Gelar Pelatihan Saksi Peserta Pemilu di Bukit Alamanda

“Pak Bupati menyampaikan bahwa tahun ini justru menjadi sejarah karena porsi pembangunan infrastruktur sangat luar biasa,” tuturnya.

Sementara soal masih adanya dua SKPD yang kosong dari jabatan kepala, Yusup menilai Bupati tentu memiliki alasan yang kuat. “Mudah-mudahan nanti yang terpilih betul-betul orang terbaik,” pungkasnya.

Hingga kini, pertemuan itu masih memunculkan spekulasi soal kemungkinan kedekatan PKS dengan kubu Syakur. Namun Yusup menegaskan, misi utamanya adalah membangun komunikasi, bukan berkoalisi. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *