GOSIPGARUT.ID — Neraca kekayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dipastikan akan terkerek naik pada tahun depan. Hal itu seiring dengan penambahan belanja modal yang cukup signifikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, menyebut nilai belanja modal yang semula Rp1,7 triliun dalam APBD Murni kini melonjak menjadi Rp4,1 triliun setelah ditambah Rp2,4 triliun. Belanja itu sebagian besar dipakai untuk pembelian aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan.
“Ada pembebasan lahan di Karawang, di Pagarageung Tasikmalaya, juga untuk SMA di Kota Bandung,” kata Iswara, Senin, 18 Agustus 2025. “In syaa Allah tahun depan neraca kekayaan Pemprov akan bertambah, karena banyak kegiatan belanja modal.”
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menambahkan, khusus untuk belanja lahan, anggarannya melonjak drastis dari Rp23 miliar menjadi Rp166 miliar. Prioritas pembelian lahan itu terutama untuk fasilitas pendidikan.
“Yang mendesak ada tiga sekolah, termasuk SMA di Cisalak. Kita prioritaskan agar lahan segera dibebaskan tahun ini, sehingga pembangunan unit sekolah baru bisa dilakukan di 2026,” ujar Herman.
Dengan tambahan belanja modal tersebut, Pemprov Jabar tidak hanya memperluas aset, tetapi juga memastikan pembangunan sektor pendidikan memiliki landasan yang lebih kokoh. (IK)



.png)



















