GOSIPGARUT.ID — Di tengah embusan angin dan kabut tipis yang menyelimuti puncak Gunung Haruman, Rabu pagi, (13/8/2025), bendera Merah Putih berkibar gagah. Momen ini bukan sekadar upacara biasa. Jajaran Polsek Kadungora, Polres Garut, memutuskan merayakan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dengan cara yang berbeda: mendaki, lalu mengibarkan sang saka di ketinggian.
Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, memimpin langsung rombongan personel kepolisian menapaki jalur menuju puncak di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora. Dengan langkah mantap, mereka membawa bendera sebagai simbol rasa syukur, cinta tanah air, dan penghormatan kepada para pahlawan.
“Kegiatan ini bagian dari program Padamu Negeri, Kami Berbakti,” ujar Alit, tersenyum di tengah hawa dingin pegunungan. “Kami ingin mengingatkan, kemerdekaan ini dibayar mahal oleh pengorbanan besar. Semangat itulah yang harus terus kita rawat.”
Bagi Alit, upacara di puncak gunung ini bukan hanya seremoni. Ada pesan yang ingin ia sampaikan kepada masyarakat: bahwa persatuan adalah kunci kemajuan bangsa. “Jangan pernah lupa jasa para pahlawan. Mari kita jaga bersama persatuan demi masa depan Indonesia,” ujarnya.
Di puncak Gunung Haruman pagi itu, di antara kabut dan langit biru yang sesekali tersibak, Merah Putih berkibar dengan gagah—seolah menegaskan, semangat kemerdekaan tak pernah pudar, meski zaman terus berganti. ***



.png)









