GOSIPGARUT.ID — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Aji Sukarmaji mengatakan sebanyak 227.969 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan beras masing-masing 20 kilogram. Bulog memastikan, kualitas beras yang diterima KPM cukup baik alias medium. Tidak seperti dulu yang kualitasnya jelek, bau, dan kadang berkutu.
Aji menyampaikan pendistribusian beras itu sudah mulai dilakukan ke sejumlah desa dan dipastikan semua desa/kelurahan dan akan selesai paling lambat awal Agustus. “Mudah-mudahan di akhir Juli kita selesai, atau awal Agustus,” katanya, Selasa (22/07/2025).
Sementara menurut Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Dadan Irawan, bahwa Kantor Cabang Ciamis mulai menyalurkan bantuan pangan (Banpang) berupa beras kualitas medium kepada masyarakat di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, dan Kota Tasikmalaya
Ia mengatakan, penyaluran perdana dilakukan pada Senin, 21 Juli 2025, mencakup alokasi bantuan untuk bulan Juni dan Juli. Dadan menjelaskan, bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum Bulog untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dan menjaga stabilitas harga di pasaran.
Sebanyak 227.969 KPM di Kabupaten Garut akan menerima bantuan masing-masing 20 kilogram beras, dengan total distribusi mencapai lebih dari 27 ton.
“Bantuan disalurkan di dua titik yakni Kelurahan Binakarya dan Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Banyuresmi,” kata Dadan, usai bertemu dengan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin di Gedung Pamengkang Pendopo, Selasa (22/07/2025).
Sementara itu, di Kabupaten Ciamis, tambahnya, penyaluran dilakukan di tiga titik wilayah Kecamatan Ciamis yaitu, Kelurahan/ Desa Imbanagara, Imbanagara Raya, dan Pawindan. Lebih dari 2.000 warga penerima tampak antusias memadati kantor kelurahan yang menjadi titik distribusi bantuan.
Adapun di Kota Tasikmalaya, Dadan menjelaskan, penyaluran difokuskan di Kecamatan Cipedes, mencakup lima kelurahan yakni Cipedes, Nagarasari, Panglayungan, dan Sukamanah.
“Banpang ditargetkan tersalur untuk 11.231 KPM dengan total banpang yang disalurkan sebanyak 224.620 kg,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan penyalurannya, Perum Bulog Kancab Ciamis menerjunkan satuan tugas penyaluran Banpang untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan, guna memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Perum Bulog atas penyaluran ini. Mereka berharap bantuan pangan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok serta stabilisasi harga pangan yang melonjak di masyarakat.
Dadan juga menjelaskan mekanisme pembagian banpang ini Perum Bulog dibantu oleh TKSK dan perangkat desa untuk membantu penyerahan kepada si penerima. Si penerima dipanggil sesuai by name by address ke kantor desa.
”Kemudian nanti sudah langsung dilakukan penyerahan kepada si penerima. Ini gratis, tidak ada biaya lain lain,” tegasnya. (Yuyus)



.png)











