Berita

Terjadi Kepadatan Arus Lalulintas Kendaraan Saat Libur Iduladha di Garut, Ini yang Dilakukan Polisi

×

Terjadi Kepadatan Arus Lalulintas Kendaraan Saat Libur Iduladha di Garut, Ini yang Dilakukan Polisi

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Arus lalulintas di Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — Terjadi kepadatan arus lalulintas kendaraan di jalur utama maupun destinasi wisata saat libur panjang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi di Kabupaten Garut. Kepolisian Resor (Polres) setempat menurunkan sejumlah personel untuk mengantisipasinya.

“Jika terjadi kepadatan kami akan laksanakan pengaturan secara maksimal dengan menjaga pertigaan-pertigaan dan jalan-jalan kecil keluar masuknya mobil untuk memprioritaskan kendaraan di jalan utama,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi, Sabtu (7/6/2025).

Ia menuturkan Satuan Lalu Lintas Polres Garut sudah melakukan persiapan dengan menerjunkan 88 personel untuk operasi pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas kendaraan saat menjelang Hari Raya Iduladha sampai libur cuti bersama pada Senin (9/6/2025).

Baca Juga:   Bupati Rudy Gunawan: Pelaksanaan Pilkades Serentak Garut Berjalan Lancar dan Aman

Hari pertama libur Idul Adha, kata Aang, arus kendaraan di jalur utama Bandung-Garut lintas Kadungora dan Bandung-Tasikmalaya lintas Limbangan-Malangbong untuk menuju tempat wisata belum terlalu ramai, disinyalir masyarakat hanya mengunjungi dan berkumpul bersama keluarganya.

Namun diprediksi setelah Iduladha, kata dia, pada Sabtu sampai nanti 9 Juni 2025 akhir libur panjang diperkirakan akan terjadi peningkatan arus kendaraan yang menuju tempat wisata di Garut maupun daerah lainnya.

“Tidak menutup kemungkinan untuk hari kedua Iduladha dan pada saat cuti bersama yaitu tanggal 9 Juni 2025 akan terjadi peningkatan arus ke lokasi-lokasi wisata,” ujar Aang.

Baca Juga:   Digagalkan Polisi di Garut, Dua Perempuan Nyaris Dikirim Jaringan TPPO ke Jakarta dan Kalimantan

Ia menyampaikan, jajarannya akan melakukan berbagai antisipasi kepadatan arus kendaraan yang diprioritaskan di sejumlah jalur di antaranya persimpangan Jalan Soekarno-Hatta dari arah Bandung menuju Garut.

Selanjutnya, kata Aang, di persimpangan Tutugan Leles, persimpangan pertigaan Warung Peuteuy yang seringkali keluar masuk truk pasir lalu perempatan Jalan KH Anwar Musaddad dengan Jalan Ibrahim Adjie yang menghubungkan dengan Jalan Raya Bandung-Garut.

“Perempatan Jalan Anwar Musaddad titik kepadatan bertemunya arus dari arah Garut maupun arah Bandung, dan titik perkotaan antisipasi kegiatan masyarakat,” tuturnya.

Aang mengatakan, jajarannya juga sudah menyiapkan tim urai untuk aktif bergerak mengecek titik kepadatan arus kendaraan dan melakukan penarikan arus kendaraan dari jalur padat ke jalur yang cukup lancar.

Baca Juga:   Pemkab Garut Terima Bantuan Hand Sanitizer dari F-MIPA Uniga

Jika arus kendaraan ramai dari arah Bandung menuju Garut, kata dia, maka di wilayah Kadungora akan dialihkan ke jalan lingkar, untuk selanjutnya kendaraan dari arah Garut menuju Bandung dapat melaju satu arah di wilayah Leles-Kadungura.

“Jika masih terjadi kepadatan, kami akan laksanakan cara bertindak one way prioritas jalur yang terjadi kepadatan,” tutup Aang. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *