GOSIPGARUT.ID — Jani, warga Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, tampak bahagia ketika kesulitan yang dihadapinya terpecahkan saat datang ke Pos Pengamanan (Pospam) Mudik dan Balik Idulfitri 1446 Hijriah di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Jumat (4/4/2025).
Betapa tidak, Jani yang sedang sedih dan kebingungan untuk membawa pulang jenazah anaknya yang meninggal dunia di tengah perjalanan antara Tasikmalaya dengan Sumedang, dipinjamin mobil ambulans ketika meminta pertolongan ke Pospam Kadungora.
Bahkan tak cuma itu, ia pun mendapat pengawalan polisi ketika membawa pulang jenazah Andriansyah (2) dari Kadungora ke Tasikmalaya.
“Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada aparat kepolisian di Pospam Kadungora yang sudah memberikan pinjaman mobil ambulans untuk membawa pulang anak saya,” kata Jani.
Ia menceritakan, pada Jumat, 4 April 2025, sekitar pukul 18.30 WIB, Jani dan keluarga yang tengah dalam perjalanan silaturahmi dari Tasikmalaya menuju Sumedang, tiba-tiba dikejutkan oleh meninggalnya anaknya, Andriansyah, saat mereka melintas di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Jani menjelaskan, anaknya itu sebelumnya menangis sepanjang perjalanan, namun mendadak tidak merespons pada pukul 16.00 WIB. Setelah dilarikan ke Klinik Al Fatih Medika, Cicalengka, pihak medis mengkonfirmasi bahwa Andriansyah sudah meninggal dunia.
Mengingat keterbatasan fasilitas di klinik tersebut, terutama tidak adanya mobil ambulans, keluarga memutuskan untuk kembali ke Tasikmalaya.
Setibanya di Pos Pam Kadungora pada pukul 18.30 WIB, Jani menghentikan kendaraannya dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Pos Pam.
Kasat Lantas Polres Garut Iptu Aang beserta anggota yang saat itu selesai melaksanakan sholat maghrib langsung menerima Jani. Karena di Pos Terpadu Kadungora memang ada ambulans sehingga dia pun langsung merespon permintaan tersebut.
Jenazah beserta keluarga Jani kemudian dipindahkan ke dalam ambulans dan di berikan pengawalan oleh Patwal Satlantas Polres Garut untuk memastikan perjalanan jenazah berjalan lancar hingga sampai ke kediaman keluarga Jani.
Aang mengatakan, pelayanan ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang dan kemudahan bagi keluarga yang tengah mengalami musibah di tengah perjalanan mudik.
“Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang harus kami lakukan, terutama dalam momentum arus mudik Lebaran. Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, baik dalam kondisi darurat atau musibah seperti ini,” ujarnya. ***



.png)






