GOSIPGARUT.ID — Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @muhtarpret77 pada Kamis, 13 Februari 2025, ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam video tersebut, pengunggah menyampaikan kekecewaannya karena gagal mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik yang rencananya akan dibangun di daerahnya, Jawa Barat.
Penyebab kegagalan tersebut diduga karena adanya organisasi masyarakat (ormas) yang menuntut bagian dari pihak yang akan mendirikan pabrik, sehingga investor akhirnya memilih mundur.
“Di daerah saya ada rencana pembangunan pabrik, dan saya sudah berharap bisa bekerja di sana. Namun, harapan itu pupus karena adanya ormas yang meminta jatah kepada pihak investor, hingga akhirnya mereka membatalkan rencana tersebut,” ujarnya dalam video tersebut.
Kejadian semacam ini bukanlah hal baru. Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia sebelumnya mengungkapkan bahwa aksi premanisme yang dilakukan oleh ormas telah menyebabkan kerugian hingga ratusan triliun rupiah akibat batalnya investasi dan keluarnya perusahaan dari kawasan industri.
Ormas-ormas tersebut kerap kali menciptakan gangguan keamanan dengan menggelar demonstrasi dan menuntut keterlibatan dalam pembangunan atau operasional pabrik. (IK)



.png)





