Berita

Perkawinan Anak Tinggi di Garut, Ini Kata Pj Bupati Barnas Adjidin dan Sekda Nurdin Yana

×

Perkawinan Anak Tinggi di Garut, Ini Kata Pj Bupati Barnas Adjidin dan Sekda Nurdin Yana

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Garut Barnas Adjidin dan Sekda Nurdin Yana.

GOSIPGARUT.ID — Selain masalah kemiskinan dan anak putus sekolah, Kabupaten Garut kini menghadapi permasalahan cukup pelik yaitu perkawinan anak yang memiliki risiko tinggi. Hal ini mengakibatkan terjadinya perceraian karena ketidaksiapan anak dalam menjalani pernikahan.

Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Barnas di hadapan peserta Pertemuan Multistakeholder dan Penguatan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dalam rangka mencegah perkawinan anak. Acara ini berlangsung di Aula Kantor DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (10/7/2024).

Menurut Barnas, seorang anak harus matang secara ekonomi, fisik, dan mental sebelum menikah, karena di kemudian hari akan menghadapi banyak tantangan setelah pernikahan.

Baca Juga:   Sebelum Jadi Sekda Garut, Nurdin Yana Cukup Lama Menjabat Sebagai Camat

“Ya stabil ekonominya, stabil fisiknya, stabil daripada mentalnya, karena akan menghadapi gelombang besar setelah pernikahan gitu ya,” ujar dia.

Barnas menyebutkan, Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah yang termasuk ke dalam daerah dengan angka perkawinan dini yang tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, ia menekankan perlu dilakukannya upaya melalui edukasi kepada masyarakat khususnya para anak agar tidak melaksanakan pekawinan anak.

Baca Juga:   BPBD Garut Nyatakan Enam Rumah Terdampak longsor di Bungbulang Harus Direlokasi

Ia pun berterima kasih kepada DP3AKB Provinsi Jawa Barat atas penyelenggaraan acara ini guna memperkuat upaya pencegahan perkawinan dini di Garut.

“Tentu kegiatan ini tidak hanya untuk menyelesaikan sesuatu yang harus kita selesaikan. Tapi merupakan langkah awal dari apa yang harus kita lakukan,” ucap Barnas.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *