GOSIPGARUT.ID — Dari 144 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru yang akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di sejumlah kecamatan, terdapat 16 kecamatan yang belum memiliki SMA/SMK baik negeri maupun swasta. Di antaranya satu kecamatan di Kabupaten Garut.
Kecamatan tersebut yakni Pangatikan. Sementara 15 kecamatan lainnya adalah Banjaranyar, Sukamantri, Tambaksari (Kabupaten Ciamis), Cibeureum, Cilebak, Cimahi, Hantara, Kalimanggis, Karangkancana, Nusaherang (Kabupaten Kuningan).
Kemudian, Kecamatan Pondoksalam (Kabupaten Purwakarta), Cisarua, Cisitu, Ganeas, dan Jatigede (Kabupaten Sumedang).
“Ya ada 16 kecamatan yang tidak ada SMA/SMK negeri dan swasta. Jadi jumlahnya secara keseluruhan mencapai 144 kecamatan,” terang Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Wahyu Mijaya, kepada wartawan, Kamis (11/1/2024).
Menurut dia, saat ini Disdik Jabar tengah mengklasifikasi pembangunan unit gedung baru (UGB) atau gedung sekolah prioritas untuk 144 kecamatan yang akan dibangun di 2024. Sebab, dalam satu kecamatan bisa saja angka kelulusan dari SMP maupun MTs itu kecil.
“Jadi dari 144 itu kita buatkan dulu skala prioritas karena belum tentu lulusan SMP-MTs yang ada di situ jumlahnya besar. Jadi kita buatkan skala prioritas,” ungkap Wahyu.
Ia menambahkan, dari 620 kecamatan yang ada di Jabar, kalau dipersentasekan kurang lebih 20 persen di antaranya belum memiliki sekolah negeri, akan tetapi memiliki sekolah swasta.
Selain itu, kata Wahyu, pihaknya juga akan lebih meneliti lulusan SMP-MTs di kecamatan terdekat yang memiliki sekolah negeri. Jika kebutuhan mencukupi, bisa jadi nantinya hanya akan dilimpahkan ke kecamatan terdekat.
Ia mengatakan, rencana pembangunan UGB di 144 kecamatan itu akan dimulai di tahun 2024 ini. Akan tetapi, Pemprov Jabar masih dalam penyelesaian persoalan yang belum rampung di 2023, seperti halnya pembebasan lahan.
Wahyu mengatakan pihaknya segera menyelesaikan persoalan lahan. Kemudian akan membuatkan detail engineering design (DED), setidaknya dibuatkan untuk 11 sekolah (SMA, SMK dan SLB). (Tomril)



.png)























