GOSIPGARUT.ID — Jembatan terpanjang di Jawa Barat yang kini tengah dibangun, berada di Kabupaten Pangandaran. Nama jembatan itu adalah Sodongkopo, menggunakan komponen rangka baja mencapai 1.100 ton.
Namun karena tidak ada lahan yang cukup untuk menyimpan komponen rangka baja sebanyak itu, pihak Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, menyimpannya di dua lokasi.
Sebagian tersimpan di halaman belakang kantor UPTD Pengelolan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V di Ciamis, dan sebagian lagi tersimpan di halaman gudang alat berat (alkal) yang juga milik UPTD Pelayanan V yang berada di Jalan Mangkubumi Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya.
Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah V, Kustoyo, ST, membenarkan kalau komponen rangka baja untuk Jembatan Sodongkopo, Kabupaten Pangandaran, sudah tiba dari Jakarta di kantornya.
“Karena tidak memiliki lahan yang cukup untuk menyimpan seluruh komponen rangka baja di kantor UPTD Pelayanan V yang ada Kabupaten Ciamis, maka sebagian kita simpan di lahan pergudangan alat berat ini, yang juga milik UPTD Pelayanan V,” ujar dia kepada GOSIPGARUT.ID Jum’at (15/12/2023).
Kustoyo mengatakan kalau komponen rangka baja itu pengadaan tahun 2023 yang peruntukannya di tahap dua yaitu tahun anggaran 2024 mendatang. “Sementara pekerjaan di tahap satu sudah rampung dikerjakan dalam beberapa pekan terakhir,” tambahnya.
Kustoyo menyampaikan, sesuai anggarannya, pekerjaan tahap satu yang semuanya terdiri dari bangunan konstruksi bagian bawah jembatan. Yakni mulai pondasi, abudmen, oprit jembatan, termasuk pengadaan komponen rangka baja itu.
Ia juga menyampaikan, untuk pekerjaan tahap dua di 2024, terdiri dari pekerjaan pemasangan rangkaian komponen rangka baja dan pekerjaan lantai jembatan, pihaknya sudah mengajukan anggarannya sebesar Rp50 miliar lebih.
Dijelaskan Kustoyo, Jembatan Sodongkopo yang dibangun Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V itu adalah kali pertama membuat jembatan panjang tanpa pilar.
“Panjangnya mencapai 140 meter, lengkung sekitar 200 meter dan tinggi lengkung mencapai 30 meter, dan tanpa pilar,” papar dia. (Tomril)



.png)

















