Peristiwa

Sepeda Motor Lama Diparkir Depan Warung, Pengemudi dan Penumpangnya Ternyata Tenggelam di Leuwi Rahong

×

Sepeda Motor Lama Diparkir Depan Warung, Pengemudi dan Penumpangnya Ternyata Tenggelam di Leuwi Rahong

Sebarkan artikel ini
Sepeda motor Honda Beat Nopol D 3278 ZFH yang ditumpangi kedua korban dan lama diparkir depan warung dekat lokasi kejadian. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Sebuah sepeda motor Honda Beat hitam diparkir di depan warung yang tak jauh dari Leuwi Rahong sejak pukul 11.00 WIB pada Ahad (25/6/2023). Sepeda motor bernomorpolisi D 3278 ZFH itu ditinggal pengemudi dan penumpangnya bersama helm pelindung kepala yang digantungkan pada stang kemudi sepeda motor tersebut.

Sementara pengemudi dan penumpangnya yang diketahui bernama Dedi Cibuy dan Toni Permana asal Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, ditemukan oleh salah seorang saksi mata pergi ke Leuwi Rahong mungkin untuk sekedar melihat-lihat lokasi dan menikmati suasananya. Karena memang, keindahan alam di Kampung Rahong, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, itu sangat memikat orang yang berkunjung ke sana.

Saat mengetahui kedua orang yang memarkirkan sepeda motor di depan warung itu pergi ke Leuwi Rahong, saksi mata tidak menduga jika keduanya akan berenang di leuwi itu. Pikir saksi mata, mungkin pemilik warung atau orang lain yang bertemu dengan kedua orang tadi sudah mengingatkan bahwa berenang di Leuwi Rahong sangat dilarang karena membahayakan.

“Sudah banyak orang, terutama pengunjung dari luar daerah, yang berenang di Leuwi Rahong berujung tragis. Mereka tenggelam di kedalaman leuwi dan pulang menjadi mayat. Oleh karena itu, warga di Kampung Rahong selalu mengingatkan pengunjung untuk tidak berenang karena berbahaya,” papar saksi mata bernama Unang.

Baca Juga:   Di Cisewu Garut, Hanya Desa Girimukti yang Sudah Bebas ODF

Ia menambahkan bahwa dirinya tak menduga bahwa nasib kedua penumpang sepeda motor Honda Beat hitam yang diparkir di depan warung itu akan berujung maut. Maka, ketika tahu keduanya pergi ke Leuwi Rahong, ia pun meyakini kalau Dedi Cibuy dan Toni Permana tidak akan lama-lama untuk segera meninggalkan tempat yang cukup rawan kecelakaan tersebut.

Namun, setelah diketahui bahwa hingga sore hari sepeda motor Honda Beat hitam masih terparkir di depan warung dan kedua penumpangnya tidak diketahui batang hidungnya, warga sekitar mulai curiga jangan-jangan telah terjadi hal yang tidak diharapkan menimpa Dedi Cibuy dan Toni Permana. Maka tak banyak pikir panjang lagi, sejumlah warga menghampiri Leuwi Rahong untuk mencari keberadaan Dedi dan Toni.

Setelah sampai di bibir Leuwi Rahong warga pun menemukan kondisi bahwa ada dugaan Dedi dan Toni berenang di leuwi itu kemudian tenggelam. Pasalnya, di atas batu yang tak jauh dari leuwi, warga menemukan barang-barang milik keduanya di simpan di sana. Barang-barang tersebut adalah berupa dua kantong pakaian, sebuah helm pelindung kepala, sepasang sepatu, sepasang sandal, dan dua buah handphone.

Leuwi Rahong tempat tenggelamnya kedua korban. Leuwi Rahong berlokasi di Kampung Rahong, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

“Awalnya kami tidak mengetahui nama dan alamat keduanya, karena tidak ditemukan kartu identitas apa-apa selain STNK kendaraan. Namun setelah petugas kepolisian membuka HP dan menghubungi salah satu keluarganya, baru diketahui nama keduanya dan asal dari mana. Ternyata Dedi dan Toni itu adalah warga Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung,” terang salah seorang warga bernama Dadang.

Baca Juga:   Pencari Sarang Tawon di Cisewu yang Hilang Lima Hari Lalu Ditemukan Terapung di Sungai

Ia menuturkan, setelah menemukan barang-barang milik korban berserakan di sekitar bibir Leuwi Rahong, kemudian warga pun melakukan pencarian kedua korban dengan cara dikail (dipancing) dengan menggunakan alat pancingan besar yang dimasukan ke dalam leuwi itu karena warga meyakini bahwa Dedi dan Toni tenggelam ke dalam leuwi.

“Pencarian korban di Leuwi Rahong dimulai sekira pukul 16.00 WIB. Pencarian dilakukan oleh warga sekitar dibantu oleh aparat kepolisian sektor, TNI dari Koramil Cisewu, dan Satpol PP Kecamatan Cisewu,” kata Iman, warga lainnya. Ia menjelaskan, saat pencarian korban, ratusan warga berjubel di jembatan Rahong dan jalan raya di jalur Cisewu — Rancabuaya menyaksikan proses pencarian itu.

Baca Juga:   Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi Jumat Kemarin, Rumah Panggung di Mekarmukti dan Kebun Bambu di Limbangan

Dikatakannya, korban pertama yaitu atas nama Dedi Cibuy berhasil ditemukan pada pukul 17.45 WIB, sementara korban kedua atas nama Toni Permana ditemukan pada pukul 20.45 WIB. Saat ditemukan, baik Dedi maupun Toni keadaannya sudah meninggal dunia karena keduanya sudah cukup lama tenggelam di dalam leuwi.

Setelah dievakuasi dari Leuwi Rahong, kedua korban dimasukkan ke dalam ambulans yang sejak siang sudah disiapkan diparkir tidak jauh dari lokasi. Sekira pukul 21.00 WIB mayat kedua korban dibawa ke Puskesmas Cisewu untuk segera diserahkan kepada keluarga korban yang sengaja datang dari Soreang, Kabupaten Bandung. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *