Berita

Bupati Rudy Gunawan Sebut Jumlah Tabungan Warga Garut di Bank Capai Rp4 Triliun

×

Bupati Rudy Gunawan Sebut Jumlah Tabungan Warga Garut di Bank Capai Rp4 Triliun

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Rudy Gunawan. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan menyebutkan jumlah simpanan (tabungan) warga Kabupaten Garut di bank mencapai Rp4 triliun. Uang tabungan sebesar itu tersebar di sejumlah bank, paling banyak terdapat di bank plat merah atau milik negara.

Namun bupati sangat menyayangkan, dari banyaknya uang yang ditabung masyarakat Kabupaten Garut di sejumlah bank itu, sangat sedikit jumlah uang yang digelontorkan lagi oleh pihak bank kepada masyarakat.

Menurut Rudy, hanya Bank Jabar Banten (BJB)-lah yang lumayan banyak menggelontorkan uangnya kepada masyarakat. Terutama kepada aparatur sipil negara (ASN), saat ini BJB sudah mengucurkan kredit sebesar Rp2,4 triliun lebih.

Baca Juga:   AOFOG Campus 2025 Resmi Dibuka di Jakarta: Sinergi Global dan Kebanggaan Indonesia dalam Kesehatan Perempuan

“Yang besar itu adalah BJB, bank ini memberikan kredit kepada PNS lebih dari 2,4 triliun rupiah. Itu di Kabupaten Garut saja,” katanya, saat meresmikan relokasi Kantor Cabang Pembantu (KCP) BJB Syariah Kabupaten Garut, yang berlokasi Jalan Ahmad Yani, Kamis (06/05/2023). Sebelumnya kantor bank tersebut berlokasi di Jalan Ciledug.

Bupati Rudy Gunawan berharap BJB Syariah bisa memberikan dampak positif bagi transaksi perbankan di Kabupaten Garut. Terlebih Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah yang mayoritas beragama muslim.

“Saya berharap keberadaan BJB Syariah perwakilan yang direlokasi ke kantor yang lebih representatif ini akan lebih menambah gairah masyarakat Garut untuk menabung di BJB Syariah atau meminjam dengan cara syariah,” harapnya.

Baca Juga:   Sambut Pemudik Lebaran, Garut Siapkan Tiga Ruas Jalan Besar dengan Segala Kelengkapannya

Rudy menegaskan, selaku Bupati Garut, pihaknya mendukung adanya BJB Syariah Kantor Cabang Pembantu Garut yang direlokasi ke tempat yang representatif itu. Ia mengharapkan, ke depan hubungan antara BJB Syariah dengan Pemkab Garut, juga pebisnis Garut bisa lebih baik.

Sementara itu, Dirut BJB Syariah, Adang Ahmad Kusnandar, mengungkapkan, BJB Syariah merupakan anak perusahaan BJB, dan di tahun 2010 pihaknya sudah melakukan spin off atau melepaskan diri dari BJB.

“Itu artinya bahwa BJB ini punya dua pilihan, masyarakat diberikan pilihan satu kalau misalnya ingin konvesional dari BJB, ingin syariah BJBS seperti itu. Walau memang BJB ini kan bank pemerintah daerah yang sahamnya dimiliki oleh pemerintah kabupaten/kota dan Provinsi Jawa Barat dan Banten,” paparnya.

Baca Juga:   Jelang Lebaran, Bupati Garut Cek Jalur Wisata Selatan hingga Pantai, Soroti Antisipasi Macet

Adang menambahkan, untuk saat ini BJB Syariah memiliki 10 kantor cabang yang beroperasi di wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, dengan ditunjang 55 KCP termasuk salah satunya KCP Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *