Berita

BPBD Garut Minta Warga di Jalur Sesar Garsela Membangun Rumah Aman dari Gempa

×

BPBD Garut Minta Warga di Jalur Sesar Garsela Membangun Rumah Aman dari Gempa

Sebarkan artikel ini
Salah satu rumah yang dibangun agar aman dari gempa. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut meminta warga yang tinggal di jalur gempa Sesar Garsela, yakni Kecamatan Pasirwangi dan Samarang, untuk membangun rumah aman dari guncangan gempa guna menghindari risiko dampak bencana.

“Selain melakukan mitigasi bencana, kami juga menganjurkan kepada masyarakat untuk membangun rumah yang tahan guncangan gempa,” kata Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi, Rabu (15/3/2023).

Permintaan itu, kata dia, tentunya sesuai dengan rekomendasi dari tim Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait upaya menghindari risiko bahaya jika terjadi bencana gempa.

Baca Juga:   Tokoh Garut Selatan Dukung Langkah “Satset” Bupati Abdusy Syakur Tertibkan Aset Daerah

Satria menyampaikan, dari hasil kajian PVMBG, beberapa wilayah di Kecamatan Samarang dan Pasirwangi merupakan wilayah yang menjadi wilayah aktif gempa Sesar Garsela, artinya gempa bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Itu termasuk kawasan Sesar Garsela, sewaktu-waktu terjadi gempa, sewaktu-waktu mudah-mudahan tidak terjadi bencana,” ujarnya.

Satria menuturkan, ada potensi bencana di daerah tersebut sehingga pemerintah setempat melakukan upaya mitigasi bencana alam bagi masyarakat guna mengurangi dampak risiko bencana, kemudian masyarakat yang ingin membangun atau memperbaiki rumah dapat membuat bangunan tahan gempa.

Baca Juga:   BPBD Garut Imbau untuk Mewaspadai Bahaya Longsor Batu di Jalur Cikajang

Selain itu, lanjutnya, masyarakat tidak membangun rumah di lokasi berbahaya seperti di sekitar tebing atau jurang. “Kalau membangun di sekitar tebing atau jurang, itu tidak boleh,” tandas Satria.

Sebelumnya, Kecamatan Samarang dan Pasirwangi, Garut pada Rabu 1 Februari 2023 diguncang gempa bermagnitudo 4,3 yang menyebabkan kerusakan rumah penduduk, gedung sekolah, dan masjid.

Baca Juga:   Enam Hari Jelang Lebaran, Arus Lalu-lintas di Jalur Limbangan Meningkat

Sebanyak 511 rumah rusak akibat gempa di Kecamatan Pasirwangi dan Samarang. Pemerintah Kabupaten Garut mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk membantu perbaikan rumah warga yang rusak ringan, sedang, dan berat akibat gempa. (IK)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *