GOSIPGARUT.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mulai siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan. Persiapan yang dilukan di antaranya adalah melakukan pengecekan peralatan agar siap ketika sewaktu-waktu digunakan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk ikut melakukan antisipasi menghadapi bencana yang biasa terjadi saat musim hujan. Dalam waktu dekat, BPBD Garut juga akan melakukan rapat bersama seluruh kecamatan untuk melakukan mitigasi bencana.
Menurut dia, intensitas hujan sudah mulai meningkat di sejumlah wilayah, terutama wilayah Garut bagian selatan. Daris menyebutkan, sudah ada laporan peningkatan intensitas hujan di Kecamatan Pamulihan, Cisompet, dan Cibalong.
“Di wilayah-wilayah itu juga sudah terjadi longsor kecil, tapi tidak mengganggu kehidupan orang banyak. Masih aman,” kata dia.
Daris menjelaskan, secara umum hampir seluruh wilayah Kabupaten Garut memiliki potensi terjadinya bencana, terutama tanah longsor. Namun, wilayah yang paling berpotensi itu rata-rata berada di selatan Garit.
“Di selatan juga sudah disiagakan alat berat mengantisipasi jalan tertutup longsor,” kata dia.
Daris juga mengimbau masyarakat untuk lebih siaga. Masyarakat diharapkan dapat mengaktifkan kembali siskamling, sehingga apabila terjadi bencana ada dapat langsung diinformasikan ke masyarakat lainnya. (ROL)



.png)











