Berita

Banjir dan Longsor Landa Garut Selatan, Wabup Helmi Budiman Mohon Do’a untuk para Korban

×

Banjir dan Longsor Landa Garut Selatan, Wabup Helmi Budiman Mohon Do’a untuk para Korban

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, meninjau kondisi terkini lokasi bencana di Desa Mandalakasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jum'at (23/9/2022). (Foto: Yogi Budiman)

GOSIPGARUT.ID — Bencana banjir dan longsor melanda wilayah Garut Selatan pada Kamis (22/9/2022) kemarin. Banjir akibat meluapnya sungai Cipalebuh dan Cikaso merendam delapan desa di Kecamatan Pameungpeuk. Sementara longsor terjadi di Kecamatan Cisompet, Cihurip, dan Singajaya.

Wakil Bupati (Wabup) Helmi Budiman meninjau kondisi terkini lokasi bencana yang terjadi di Garut bagian selatan itu, Jumat (23/9/2022). Helmi memohon do’a untuk para korban yang ditimbulkan kedua bencana tersebut.

“Untuk yang longsor ada rumah satu hancur, kemudian ada satu korban yang meninggal dunia, satu lagi dirawat di rumah sakit. Saya mohon doanya untuk kedua orang ini. Yang masih dirawat mudah-mudahan sehat, yang meninggal diterima iman islamnya,” ujar dia.

Baca Juga:   Metode "Door To Dor" dalam Vaksinasi di Mekarmukti Terasa Cukup Efektif

Helmi juga mengungkapkan jika rumah hingga sekolah ikut terdampak akibat bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Cisompet.

“Ini sedang dilakukan pembersihan-pembersihan, mudah-mudahan kita berharap dalam dua hari ini sudah dibersihkan sarana-sarana umum yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara, untuk banjir yang terjadi di Kecamatan Pameungpeuk, Helmi menilai jika banjir kali ini lebih besar dibanding banjir yang terjadi tahun 2020 lalu. Meski begitu, ia mengatakan jika saat ini seluruh penghuni rumah yang terdampak sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga:   9.204 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor Garut Selatan

“Ada 40 rumah yang mengungsi, mudah-mudahan ini sekarang kita sedang berusaha semaksimal mungkin agar kita bisa segera bersihkan dan segera dapat ditinggali lagi,” kata Helmi.

Menurut dia, akibat bencana yang terjadi di Garut bagian selatan itu, banyak sarana umum yang terdampak dan mengalami kerusakan. Contohnya jembatan hingga jalan yang putus.

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Mixadvert dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *