Berita

Bupati Rudy Gunawan Minta Forum Pondok Pesantren Garut Tidak Berpolitik

×

Bupati Rudy Gunawan Minta Forum Pondok Pesantren Garut Tidak Berpolitik

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Rudy Gunawan. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Garut, Senin (6/6/2022). Dalam pengambilan sumpah jabatan pengurus, ia mengatakan, pihaknya sangat mendukung terbentuknya FPP.

Menurut Bupati, keberadaan FPP akan mendukung dan membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Kabupaten Garut, yaitu Garut yang bertaqwa, maju, dan sejahtera. “Kami ingin menjadikan FPP sebagai mitra strategis dalam mewujudkan visi kami, terutama bertaqwa,” kata dia, Senin (6/6/2022).

Rudy mengatakan, implementasi dari visi taqwa di Kabupaten Garut belum berjalan dengan baik. Maka dari itu, ia berharap, FPP Kabupaten Garut dapat menjadi benteng akan paham radikalisme dan intoleransi yang beredar di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:   Pemprov Jabar Perbaiki 2.400 Rutilahu di Garut, Ridwan Kamil: Aspirasi dari RT/RW

Selain itu, ia berpesan kepada pengurus FPP Kabupaten Garut untuk tidak membawa lembaga dalam urusan berpolitik. Apalagi, saat ini pemerintah akan menghadapi situasi pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres), bahkan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 2024.

“Lembaganya jangan ikut berpolitik. Pribadinya boleh mau di partai manapun karena itu adalah hak individu,” kata dia.

Baca Juga:   Bupati Garut Desak Percepatan Pemekaran DOB dan Pembangunan Tol saat Terima Kunjungan Anggota DPD RI

Sementara itu, Ketua Terpilih DPC FPP Kabupaten Garut, Aceng Nurjaman, mengatakan, saat ini FPP Kabupaten Garut menaungi kurang lebih 1.200 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Garut.

Menurut dia, tugas pokok FPP Kabupaten Garut sendiri adalah menjalin silaturrahmi semua pondok pesantren yang ada di Kabupaten Garut, khususnya untuk mengembangkan pondok pesantren di bidang pendidikan.

Selain itu, pihaknya juga memiliki program yaitu peningkatan ekonomi pesantren.

Baca Juga:   40 Siswa RA Nur Rahman Datangi Markas Polsek Pameungpeuk, Ada Apa?

“Program itu bahwa pondok pesantren itu biasanya itu mengkaji daripada kajian-kajian tentang agama tetapi setelah santrinya bermukim dia bingung untuk usaha untuk menghidupkan kehidupan sehari-harinya. Nah FPP membantu untuk apa untuk mengembangkan daripada wirausaha dalam program santripreneur itu jadi seorang santri itu harus mampu berusaha,” kata Aceng. (ROL)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *