GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memperbaiki sekitar 2.400 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Garut. Gubernur Ridwan Kamil menjelaskan, bahwa pemilihan rumah yang diperbaiki merupakan hasil aspirasi dari tingkat RT/RW yang diseleksi menyesuaikan dengan kebutuhan paling mendesak.
“Proses pemilihan merupakan aspirasi dari bawah. Untuk itu silakan ajukan kepada kepala desa (atau lurah) lewat RT/RW, nanti diseleksi sesuai jatahnya. Kalau belum dapat mohon bersabar menunggu di tahun berikutnya,” kata Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil, saat berkunjung ke Garut, Minggu (23/1/2022).
Ketika berkunjung ke Kota Dodol, Kang Emil sempat mengunjungi beberapa titik rutilahu yang telah rampung diperbaiki di Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong. Ia berharap, melalui program ini bisa memberikan kebermanfaatan secara langsung bagi masyarakat Garut khususnya.
“Di Garut ada 2.400-an pada tahun lalu yang kita bantu. Insyaallah kita bantu lagi di tahun ini. Mudah-mudahan terasa langsung oleh masyarakat dari rakyat uangnya kembali ke rakyat,” sebut Kang Emil.
Program perbaikan rutilahu merupakan komitmen Pemprov Jawa Barat dalam menyejahterakan warga. Hingga saat ini menurut Kang Emil sudah 38.290 rutilahu di 1.232 desa dan kelurahan yang tersebar di 27 kabupaten/kota sepanjang tahun 2021.
Gubernur menyebut program ini merupakan rasa sayang Pemprov Jawa Barat terhadap warganya yang bisa menjadi kabar bahagia selama pandemi Covid-19. Menurutnya, setiap tahun Pemprov Jabar selalu menganggarkan dana untuk rutilahu. Namun dikarenakan pandemi Covid-19, Jabar mengalami sedikit kendala dari segi jumlah dana. ***



.png)











