Peristiwa

Ibu dan Dua Anaknya yang Tewas di Garut Sempat Kirim Pesan untuk Suami

×

Ibu dan Dua Anaknya yang Tewas di Garut Sempat Kirim Pesan untuk Suami

Sebarkan artikel ini
Rumah tempat kejadian perkara di Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Seorang ibu warga Perum Jati Putra Asri, Desa Cibunar, Tarogongkidul, Garut, diduga nekat mengakhiri hidupnya dan kedua buah hatinya. Ketiga mayat ditemukan di dalam rumah oleh sang suami sepulang dari Bandung.

Hasil olah TKP sang ibu ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di kusen pintu kamar. Sebelum tewas, wanita itu sempat mengirim pesan untuk suaminya. Pesannya menyayat hati dan merestui sang suami dengan wanita selingkuhannya.

Ibu itu juga meminta suaminya melupakan dirinya dan anak mereka. Diketahui, kedua anak yang menjadi korban berusia 5 tahun dan 11 bulan. Motif pelaku adalah sakit hati pada suami yang diduga selingkuh. Sang ibu diketahui bernama Lentina Dora Hutasoit (29) dan kedua anaknya, Dusty Indah Jesica Manalu dan Rivaldo Saut Rogabe Manalu.

Baca Juga:   Pria Ditemukan Meninggal di Area Makam TPA Panyabungan Garut, Diduga Depresi karena Penyakit

Pesan yang menggunakan bahasa daerah itu dikirim Lentina pada Jumat (15/4/2022) pukul 18.30 WIB petang. Setidaknya ada dua pesan yang dikirimkan.

Kedua pesan itu bertuliskan, ‘Bahagia maho dohot si * bang. Aha di jalo imana di turuti ho. Semoga ma gabe rokkap mu susah dohot dohot snang imana di ho. Lupahon ma hami na natolu. Au, si * dohot si * si * ma haol haol.’ (Berbahagialah kamu dengan si * bang, apa yang diminta * kamu kasih, semoga kamu berjodoh susah maupun senang kamu sama dia. Lupakan kami bertiga, aku sama * dan * dan si * itulah peluk-peluk).

‘Nga lebih penting diho si * daripada halak si * dohot si mauliate ma.’. (Lebih penting kamu si * daripada aku * dan * terima kasih).

Baca Juga:   Tenggelam di Garut Selatan, Enam Hari Kemudian Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Cianjur

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, Winner Manalu hingga kini belum memberikan keterangan lebih jauh terkait hal tersebut. Polisi pun akan memeriksa Winner lebih intensif untuk mendapatkan fakta guna menguatkan motif Lentina yang memutuskan untuk tega membunuh dua anaknya sendiri sebelum bunuh diri.

“Kami akan terus dalami untuk lebih menguatkan dari motif, tapi kami sudah temukan motif berkaitan dengan bunuh dirinya,” kata Wirdhanto, dalam konferensi pers di Mapolres Garut, Senin (18/4/2022).

Seperti diketahui, Lentina membunuh kedua buah hatinya dengan mencampurkan cairan pencuci piring ke dalam jus buah naga pada Jumat (15/4/2022) lalu. Sidik jari Lentina ditemukan menempel pada gelas jus buah.

Dua anaknya, Dusty Indah Jesica Manalu (5) dan Rivaldo Saut Rogabe Manalu (11 bulan), meninggal dunia karena mengonsumsi jus bercampur cairan sabun itu. Mulut kedua balita itu mengeluarkan busa sebagai tanda telah mengalami keracunan.

Baca Juga:   Petugas Penyelenggara Pemilu di Garut Kembali Meninggal Dunia, Ini yang Kesembilan

Setelah memastikan kedua anaknya meninggal, Lentina kemudian melakukan aksi gantung diri pada kusen pintu kamar belakang, dengan menggunakan kain gendongan.

Kain gendongan ini kemudian robek dan terputus, hingga menyebabkan jenazah Lentina tergeletak di samping tempat tidur, di mana kedua jasad anaknya berada.

Peristiwa itu diketahui setelah warga menemukan jenazah ketiganya di dalam rumah, Perumahan Jati Putra Asri, Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong Kidul pada Sabtu (16/4/2022). (Sndn)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *