Berita

Diduga Terpapar Covid-19, Kadishub dan Kepala Bappeda Garut Terpaksa Diisolasi

×

Diduga Terpapar Covid-19, Kadishub dan Kepala Bappeda Garut Terpaksa Diisolasi

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Positif Covid-19.

GOSIPGARUT.ID — Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Garut Aah Saefull Anwar, dan Kepala Bappeda Garut Agus Ismail, dilaporkan diduga menderita gejala Covid-19. Keduanya kini tengah menjalani isolasi untuk mendapatkan perawatan medis dan dilarang beraktivitas sampai dinyatakan sembuh.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani membenarkan ada beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang diduga terpapar Covid-19. Kepala SKPD dimaksud di antaranya Kadishub dan Kepala Bappeda.

“Ya memang ada beberapa kepala SKPD. Mereka diperiksa kesehatannya karena menunjukkan indikasi gejala Covid-19,” terang dia kepada wartawan, Kamis (3/3/2022).

Baca Juga:   Jelang Laga Melawan Persikabo, Sembilan Pemain Persib Terpapar Covid-19

Leli menjelaskan, pemeriksaan terhadap kedua pejabat di Pemkab Garut itu belum membuahkan hasil. Namun, meski demikian, yang bersangkutan tetap harus menjalani isolasi untuk mendapatkan perawatan medis sampai dipastikan bebas dari Covid-19.

“Tentunya dilakukan isolasi dan perawatan sesuai dengan prosedur,” ujar dia

Leli mengungkapkan selain kepala SKPD yang diduga terpapar Covid-19 ada juga tenaga kesehatan yang mengalami hal serupa dan harus menjalani isolasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:   Sejak Pandemi, Sudah Empat Tenaga Medis di Garut Terpapar Covid-19

“Sejak awal 2022 sudah ada 100 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dan saat ini kasus yang masih menjalani isolasi 20 orang. Mereka terpaparnya dari luar, karena kalau nakes itu gampang terdeteksi karena rutin cek,” pungkas dia. (Ant)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *