GOSIPGARUT.ID — Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, pada Rabu (23/02/2022) siang, menyebabkan air di sungai itu meluap dan merendam sedikitnya 17 rumah di dua kampung.
Salah seorang petugas Tagana, bernama Triana Sofi, melaporkan ke-17 rumah yang terendam itu masing-masing sebanyak tujuh unit ada di Kampung Papanggungan, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, dan 10 unit lagi ada di Kampung Muara, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan.
“Sekira pukul 12.30 WIB terjadi hujan deras yang cukup lama sehingga sungai Cimanuk meluap. Pada pukul 14.30 WIB terjadi banjir bandang mengakibatkan 17 unit rumah di dua kampung terendam,” kata dia, lewat sambungan telepon, Rabu (23/02/2022) malam.
Triana menjelaskan, saat kejadian warga sekitar sigap menyelamatkan diri sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun akibat luapan banjir tersebut sebanyak 11 kepala keluarga (KK) atau 39 jiwa menjadi korban terdampak.
“Ke-11 KK itu dievakusi ke aula Desa Mekarsari. Kemudian, seorang lansia yang jatuh sakit dilarikan ke puskesmas terdekat,” terang dia.
Triana menyampaikan, unsur yang terlibat dalam upaya penanganan dan assessment yaitu Forkopimcam, BPBD, Pemdes,Tagana, Babinsa, Babinmas, dan masyarakat. Kerugian material dalam peristiwa itu masih dihitung.
Adapun kebutuhan untuk para korban terdampak banjir bandang tersebut adalah makanan, kasur, selimut, dan pakaian. (BT)



.png)





