oleh

Korban Kecelakaan Bus Transjakarta Asal Garut Masih Dibalut Trauma

GOSIPGARUT.ID — Salah seorang korban kecelakaan Bus Transjakarta asal Garut, Dadang, masih dibalut trauma hebat setelah insiden maut yang menewaskan sopir, satu penumpang, dan 33 penumpang lainnya luka-luka.

Insiden kecelakaan yang terjadi di dekat Halte Transjakarta, Cawang Ciliwung, Jakarta Timur, pada Senin 25 Oktober 2021 pagi masih terbayang jelas dalam ingatannya.

Dadang yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Budhi Asih menceritakan betapa hebatnya tabrakan itu terjadi. Bus yang ditumpanginya itu melaju kencang dan menabrak bus di depannya yang sedang berhenti.

Baca Juga:   Berjiwa Sosial Tinggi, Sopir Pribadi Asal Garut di Arab Saudi Raih Penghargaan

“Takut masih ada, trauma karena masih kebayang. Luka-luka aja kepala benjol tapi enggak sampai patah tulang. Cuma waktu kejadian itu tulang rusuk sakit sampai enggak bisa napas. Sudah dirontgen enggak ada apa-apa,” ujarnya di RS Budhi Asih, Jakarta Timur, Selasa (26/10/2021).

Dalam ingatannya, Dadang yang saat itu hendak berangkat kerja ke wilayah Bekasi selalu menggunakan TransJakarta sebagai moda transportasinya.

Baca Juga:   Viral Video 3 Pria Kibarkan Bendera NII yang Diduga di Pasirwangi Garut

“Saya berangkat dari Pluit mau kerja ke Bekasi. Biasa turun itu UKI. Waktu kejadian saya duduk paling belakang jadi melihat detik-detik bus nabrak. Dalam hati saya kok sudah deket gitu enggak direm juga,” ucapnya.

Dadang menuturkan, saat hendak keluar bus melihat para penumpang bergeletakan bersimbah darah. Dadang berhasil keluar dari bus memanfaatkan lubang dari pecahan kaca.

Baca Juga:   Sejumlah Elemen Garut Serahkan Bantuan untuk Korban Tsunami Banten

“Saya waktu kejadian itu dalam keadaan sadar, enggak pingsan. Masih bisa berjalan keluar bus sendiri. Waktu saya keluar itu pintu dalam posisi tertutup. Tapi karena kacanya pecah jadi bisa lewat sela-sela,” tuturnya. (Sndn)

Komentar

Berita Terkait