oleh

Bupati Garut Minta Warga yang Merasa Diintimidasi Rentenir Agar Lapor ke Polisi

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan meminta warga Kabupaten Garut yang merasa diintimidasi oleh rentenir saat ditagih utang dengan bunga tinggi agar melapor ke polisi karena cara itu merupakan tindakan yang melanggar hukum.

“Lapor saja ke polisi kalau memang dikejar dan diintimidasi, kalau utangnya tetap harus diselesaikan, yang tidak boleh itu menagih dengan kekerasan,” kata Rudy Gunawan saat dimintai tanggapan terkait keberadaan rentenir yang menyebabkan warga harus berpura-pura menjadi korban perampokan karena ditagih utang, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga:   Perpres Miras Dicabut, Santri Pasundan Urungkan Rencana "Judicial Riview"

Ia menuturkan, pemerintah daerah sudah berupaya untuk menghentikan kegiatan rentenir karena keberadaannya seringkali menimbulkan keresahan masyarakat, terutama bunganya sangat tinggi.

Masyarakat, kata Rudy, disarankan untuk meminjam uang ke lembaga yang resmi, karena saat ini banyak lembaga yang sudah resmi atau terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bagi masyarakat yang sudah terlilit utang rentenir, kata dia, sebaiknya menjelaskan ketidakmampuannya membayar utang dengan bunga besar. Apabila rentenir tersebut melakukan intimidasi atau kekerasan maka bisa dilaporkan ke polisi.

Baca Juga:   Mau Hilangkan Mental Miskin, Juju Julaeha Mundur dari Kepesertaan PKH

“Jadi mulai bergeser ke pidana kalau seorang rentenir menagih dan sebagainya. Apalagi kan bisa dikenakan bank gelap karena memperdagangkan uang, jadi ya lapor saja jika diancam,” ujar Rudy.

Ia berharap aksi rentenir yang menyebabkan keresahan masyarakat tidak terulang lagi di Garut, apalagi sampai ada nasabahnya yang harus berpura-pura menjadi korban perampokan karena ditagih utang.

Baca Juga:   Pemdes Padahurip Banjarwangi Miliki Mobil Siaga 24 Jam

“Seperti si ibu yang kemarin lapor saja, dikejar sama orang, ya mungkin kehabisan akal dan takut,” tandas Rudy. (Ant)

Komentar

Berita Terkait