Berita

Ujian Pertama Pj Sekda Garut, Kebut Sisa Program 2026 dan Kunci Anggaran 2027 ​

×

Ujian Pertama Pj Sekda Garut, Kebut Sisa Program 2026 dan Kunci Anggaran 2027 ​

Sebarkan artikel ini
Penjabat Sekda Garut, H. Rd. Satria Budi.

GOSIPGARUT.ID — Baru saja mengenakan jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Rd. Satria Budi langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah yang menumpuk. Di penghujung tahun berjalan, birokrasi dipacu untuk menuntaskan sisa program anggaran 2026 sekaligus memagari prioritas Rencana Kerja (Renja) 2027 agar selaras dengan visi pimpinan.

​Satria menyadari waktu yang tersisa amat sempit. Konsolidasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini menjadi instrumen utama untuk menyaring program mana saja yang benar-benar krusial dan mendesak untuk diselesaikan secepatnya.

​”Terkait program kegiatan 2026, anggaran perubahan sudah mulai berjalan. Di sisi lain, kita juga mempersiapkan rencana untuk 2027. Itu yang menjadi prioritas,” ujar Satria Budi kepada wartawan, menggarisbawahi garis demarkasi kerja birokrasinya saat ini.

Baca Juga:   Rudy Sutadi Raih Gelar Doktor Psikologi dengan Disertasi Smart ABA untuk Autisme

​Menyisir Program Urgen

​Dalam masa transisi ini, Satria meminta para kepala dinas dan jajaran OPD tidak bekerja lamban. Evaluasi ketat diterapkan agar tidak ada program tahun anggaran 2006 yang mangkrak atau gagal tuntas.

​Ia menegaskan, birokrasi harus cermat memilah program yang memiliki tingkat urgensi tinggi bagi masyarakat. Identifikasi masalah ini krusial agar anggaran terserap efektif tanpa menyisakan persoalan administrasi di kemudian hari.

Baca Juga:   Hingga Juni 2020, Pasangan Rumah Tangga di Garut yang Bercerai Capai 2000 Lebih

​”Kita akan mengondisikan rekan-rekan OPD. Apa yang bisa dinilai krusial atau urgen, yang saat ini perlu penyelesaian dan ditangani secepatnya,” kata Satria.

“Mana saja 2026 yang harus mesti kita selesaikan, dan 2027 yang menjadi prioritas pimpinan sesuai dengan rencana,” tambahnya.

​Selain merampungkan sisa pekerjaan tahun lalu, pekerjaan rumah besar berikutnya adalah memastikan Rencana Kerja (Renja) 2027 berjalan di atas rel yang tepat. Satria menyatakan, seluruh program di dalam Renja wajib mencerminkan arah kebijakan strategis kepala daerah.

Baca Juga:   Dana Bagi Hasil Panas Bumi Harus Memberi Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

​Meski mengakui koordinasi antar-instansi saat ini masih dalam tahap konsolidasi awal, ia optimistis para pejabat di lingkungan Pemkab Garut mampu mengejar target ketuntasan program tepat waktu.

​”Di Renja itu yang jadi prioritas pimpinan sesuai dengan rencana. Artinya, ini masih tahapan koordinasi, tapi kita ingin pastikan teman-teman bisa benar-benar tuntas,” pungkas Satria. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *