oleh

Terlibat Cekcok, Seorang Suami Tega Menusuk Istrinya di Sebuah Gang Ramai

GOSIPGARUT.ID — Seorang suami tega menusuk istrinya menggunakan sebilah pisau. Mereka sempat terlibat cekcok hingga kejadian nahas itu disaksikan warga langsung yang akan melerai pertengkaran mereka.

Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (29/4/2021) lalu sekira pukul 15.00 WIB di Kampung Manglid, RT 8, RW 10, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Ketika itu korban yakni Rina (25), dicegat oleh suaminya Roni (35) di tepi jalan.

Di dalam sebuah gang mereka terlibat cekcok urusan rumah tangga mereka. Sejumlah warga yang menyaksikan perselisihan mereka mencoba melerai.

“Gak tau pasti, cuman tahu tahu sudah cekcok. Kayanya urusan rumah tangga. Pas di sana lagi ada ibu ibu, ya Ibu ibu coba ngalerai,” kata salah satu warga Musa (26) yang tidak jauh dari lokasi kejadian, Minggu (2/6/2021).

Baca Juga:   Korban Jiwa Akibat Kecelakaan Truk di Karangpawitan Bertambah Jadi Tiga Orang

Ketika akan dilerai, Roni tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau dan mengarahkan ke badan korban. Warga yang menyaksikan penusukan tersebut langsung berhamburan dan meminta tolong kepada warga lainnya.

Warga lainnya pun mencoba mengamankan Roni, namun karena menodongkan pisau. Warga pun tidak berani menangkap Roni. Setelah melakukan aksi kejamnya itu, Roni pun kabur menggunakan sepeda motornya. Aksi nekatnya itu terekam telepon genggam milik salah seorang warga.

Baca Juga:   Memutus Rantai Penyebaran Covid-19, DPD PAN Garut Gelar Bakti Sosial

“Warga gak bisa ngamanin, soalnya dia bawa pisau. Terus dia kabur pake motor Mio kalo gak salah,” kata Musa.

Di pihak lain, Kapolsek Margahayu Polresta Bandung Kompol Yana Mulyana membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah mengetahui identitas korban dan melakukan pengejaran.

“Iya betul, kejadian tiga hari lalu. Mereka merupakan pasangan suami istri (secara agama). Pelaku masih dalam pengejaran,” kata Kapolsek Margahayu melalui pesan singkat. (dtc)

Baca Juga:   Tiga Rumah di Sukawening Terbakar, Telan Kerugian Rp200 Juta

Komentar