oleh

Petahana Kades Sukarame Kembali Nyalon dengan Tagline “Karaba Katara Jeung Karasa”

GOSIPGARUT.ID — Petahana Kepala Desa (Kades) Sukarame, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Yanti Susilawati, S.ST, kembali mencalonkan diri menjadi kontestan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 8 Juni mendatang.

Selama menjabat di periode pertama (2015-2021), banyak keberhasilan dalam membangun Sukarame yang diraih Yanti. Di mana keberhasilan itu dapat disentuh, dilihat, dan dirasakan langsung oleh warganya.

Keberhasilan yang diraih itu tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kades berprestasi dan inovatif tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2020 tersebut. Maka wajar, jika dalam pencalonan di Pilkades sekarang pun ia mengusung tagline “Karaba Katara Jeung Karasa”, sebuah jargon keberhasilan pembangunan di Desa Sukarame yang dilakukan Yanti untuk warganya.

“Betul, saya mencalonkan diri lagi dalam Pilkades Sukarame mendatang. Selain saya, ada dua kontestan (calon) lagi yang akan meramaikan kontestasi Pilkades tersebut. Mohon do’a saja, semoga berjalan lancar,” kata Yanti, saat dikonfirmasi soal pencalonannya itu, Minggu (2/5/2021).

Ditandaskan Kepala Desa Juara dan Kepala Desa Entrepreneur Leadership tingkat Jawa Barat tahun 2019 ini, semua keberhasilan yang telah ia raih pada periode pertama itu akan lebih ditingkatkan lagi pada periode kedua. Tentu dengan syarat asal Yanti memenangkan Pilkades mendatang, dan kembali menjabat sebagai Kades Sukarame periode 2021-2027.

Baca Juga:   Ditanya Ikut Nyalon di Pilbup Garut, Uu Saepudin: Tergantung Kans Pasca Pensiun

“Banyak harapan dan cita-cita saya dalam membangun Desa Sukarame yang belum terealisasikan pada periode pertama. Di antaranya mengembangkan inovasi desa di sektor wisata air panas, arum jeram, dan pemberdayaan Bumdes untuk mendorong pendapatan asli desa,” kata Ketua DPK Apdesi Kecamatan Caringin tahun 2015-2019 itu.

Dengan inovasi desa yang akan dikembangkan itu, tambah Yanti, nantinya bisa memberdayakan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Pada akhirnya desa pun dapat menghasilkan pendapatan asli desa yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat desa.

Yanti Susilawati ketika mendapat mobil bantuan Pemprov Jabar untuk Desa Sukarame yang diserahkan oleh Bupati Garut Rudy Gunawan. (Foto: Istimewa)

“Saya berharap, untuk Desa Sukarame, tidak hanya mengandalkan keuangan yang bersumber dari dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), atau bantuan provinsi (banprov). Akan tetapi juga bisa menghasilkan uang sendiri yang namanya penghasilan asli desa,” tutur Bendahara DPC Apdesi Kabupaten Garut tahun 2015-2020 itu.

Baca Juga:   Perempuan Garut Ini Berperan Bangun Bangsa Melalui Politik

Pengurus Bidang Perempuan DPD Apdesi Jawa Barat ini pun memaparkan, pada masa kepemimpinannya di periode lalu, cukup banyak pembangunan fisik untuk warga Desa Sukarame yang telah rampung dibangun. Salah satunya yaitu jembatan gantung penghubung Ciparay – Margahayu atau Desa Sukarame – Desa Sukajaya senilai Rp2,3 miliar.

Kemudian ada Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang hampir setiap tahun dilaksanakan. Dalam pembangunan infrastruktur hampir 70% terwujud dari yang ditargetkan. Yang belum terwujud adalah pembangunan jalan desa di Kampung Ciparay sepanjang 15 kilometer.

Yanti Susilawati (kanan). (Foto: Istimewa)

Dengan keberhasilannya itu, tak heran jika Desa Sukarame dua kali meraih juara lomba desa tingkat Kabupaten Garut. Pertama tahun 2017 meraih juara ketiga, dan tahun 2021 meraih juara harapan dua.

Selain pernah menyabet beragam prestasi dalam memajukan Desa Sukarame, kiprah Yanti dalam berbagai organisasi pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Organisasi yang pernah diterjuninya pun bukan hanya organisasi yang berkorelasi dengan pemerintahan desa (Pemdes) saja,melainkan pada organisasi di luar Pemdes.

Baca Juga:   Soleh Gunawan, Mantan Pegawai Humas Pemkab Garut yang Jago Pingpong

“Karena latar belakang saya adalah seorang bidan, maka organisasi dan aktivitas kebidananlah yang pernah saya geluti,” terang adik kandung dari anggota Fraksi Hanura DPRD Garut, Iwan Setiawan IB, tersebut.

Antara lain, dari tahun 2009 sampai sekarang Yanti tercatat sebagai anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Garut, tahun 2007 sampai sekarang menjadi Bidan Praktek Mandiri (BPM), tahun 2009-2014 menjadi bidan desa di Samuderajaya, dan tahun 2009 sampai sekarang menjadi bidan honorer di Puskesmas Sukarame.

“Di bidang keagamaan, saya menjadi Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat Nakhdatul Ulama (NU) Kecamatan Caringin dari tahun 2020 sampai sekarang,” pungkas Calon Kades yang memiliki misi menuju Sukarame Gemilang (Genius, mandiri, inovatif, relegi, amanah, dan ngabret) itu. ***

Komentar

Berita Terkait