oleh

Kisah Aktor Kelahiran Garut: Istri Pendeta, Mualaf dan Pendakwah

GOSIPGARUT.ID — Aktor kelahiran Garut, Johny Indo meninggal dunia di usia 72 tahun pada Minggu (26/1/2020) lalu dan dimakamkan di TPU Selapajang Jaya, Tangerang, Banten. Banyak yang penasaran dengan kisah hidup mantan narapidana Nusakambangan itu.

Lahir di Garut pada 6 November 1948, pemilik nama lengkap Johanes Hubertus Eijkenboom itu dikenal sebagai salah satu perampok terkenal yang dijuluki Robin Hood Indonesia bersama kelompoknya yakni Pachinko (Pasukan China Kota).

Bukan tanpa sebab, Johny Indo, kerap melakukan aksi perampokan dan membagikan hasilnya kepada orang-orang kurang mampu. Selain itu, ia juga dikenal sebagai salah satu orang yang berhasil kabur dari penjara Nusakambangan.

Usai meninggalkan dunia kriminal, Johny Indo pun melirik dunia hiburan. Kisah hidupnya dianggap sangat menarik dan dibuatkan film ‘Johny Indo, Kisah Nyata Seorang Narapidana (1987)’. Film tersebut mengantarkannya untuk terjun lebih dalam ke dunia seni peran hingga di 1990-an.

Tak berlangsung lama, sebab kariernya ketika itu meredup. Johny Indo muncul dengan kabar menjadi mualaf hingga naik haji pada 2000-an serta berganti nama jadi Umar Billah dan memilih untuk menjadi seorang pendakwah.

Johny Indo memilih menyiarkan agama Islam hingga di akhir 2015 atau 2016. Hal itu diungkapkan oleh istri keduanya, Dian Qurnila. Hal itu disebabkan kondisi kesehatan Johny yang kian menurun.

Baca Juga:   Torro Margens Meninggal Dunia, Jenazahnya Disemayamkan di Sukabumi

“Saya mendampingi dia ceramah terus, di mana-mana, di luar kota. Waktu 2014, itu dia lagi ramai dipanggil (ceramah). Saya keliling sampai ke Tasikmalaya, Sumedang, Bandung, penjara Cianjur. Belakangan ini Johny kena kayak blank, kayak pikun tapi kalau dibilang pikun nggak,” tuturnya.

Sebelumnya baru terungkap jika Johny Indo meninggalkan istri pertamanya, Stella Tiah, usai menjadi mualaf. Stella Tuah sendiri adalah seorang pendeta di Gereja Gpd Imanuel, Pembangunan Tangerang, Banten.

Hal ini baru diketahui berdasarkan keterangan dari putri Johny Indo dan Stella yakni Martini Luisa atau dokter Eva.

Baca Juga:   Zakki Resmana Saleh, dari Bupati Bianglala Hingga Pengawas PDAM

“Karena papi (Johny Indo) kan kyai, jadi harus secara muslim (pemakamannya) kita kan harus hargai papi juga. Mami (Stella Tiah) kan memang pendeta,” ujarnya.

Kisah hidup Johny Indo ternyata sangat mengagumkan. Ada toleransi beragama yang hadir di dalam keluarganya.

Johny Indo dikenal sebagai aktor dan penceramah yang telah melalangbuana usai dirinya menjadi mualaf dan bertobat dari profesinya sebagai perampok. Ia bahkan sudah menunaikan rukun Islam yang kelima, yaitu pergi haji.

Johny Indo juga memiliki istri kedua. Dia adalah Dian Qurnila yang beragama Islam. Namun kedua istrinya tersebut tetap akur hingga akhir hayatnya. (dtc/Gun)

Komentar

Berita Terkait