oleh

Selain Sesar Lembang, Ada Potensi Gempa Lainnya di Jabar Seperti Garut Selatan

GOSIPGARUT.ID — BMKG tidak hanya menyorot Sesar Lembang. Ada sumber potensi gempa lainnya di Jawa Barat. BMKG Stasiun Geofisika (Stageof) Bandung mengeluarkan informasi pantauan sekaligus potensi kegempaan di Jawa Barat.

“Kondisi seismisitas/kegempaan di bulan Januari 2021 untuk di Jawa Barat terekam sebanyak 79 gempa bumi dengan empat buah gempa bumi yang dirasakan yakni di Banten, Sukabumi, Garut serta Tasikmalaya,” tulis laporan BMKG yang diterima Selasa (26/1/2021).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Bandung Rasmid menjelaskan secara garis besar sumber gempa di Jawa Barat yaitu ada dua. Pertama karena subduksi selatan Jawa dan sumber kedua sesar darat.

Baca Juga:   Di Garut, Istri Ridwan Kamil Berharap Pemerintah Bantu Tingkatkan Pasar Tradisional

Subduksi selatan tidak hanya berpengaruh pada gempa, tetapi juga tsunami. Berdasarkan kajian, tsunami biasanya diawali dengan gempa besar hingga surutnya air laut.

Dalam laporan BMKG menyebut, hampir seluruh pantai selatan Jabar mempunyai potensi diterjang tsunami sangat tinggi, karena berhadapan langsung dengan subduksi. Mulai dari pantai Palabuhanratu, Pantai Selatan Cianjur, Pantai Selatan Garut, Pantai Selatan Tasikmalaya hingga Pangandaran.

Bicara mengenai sesar yang juga disebut menjadi sumber gempa, Rusmid mengatakan, di Jabar tidak hanya Sesar Lembang saja. “Di Jawa Barat itu tidak hanya Sesar Lembang saja, tapi ada banyak. Ada tiap hari, ada gempa, cuma magnitudonya kecil hanya terekam sama seismograph, tapi tidak terasa oleh manusia,” tutur Rasmid.

Baca Juga:   Perahu Terbalik di Pelabuhan Santolo, Satu Orang Meninggal Dunia

Ada enam sesar atau patahan di Jawa Barat, antara lain Sesar Cimandiri (meliputi Palabuhanratu, Cianjur, Sukabumi hingga Padalarang), Sesar Citarik (meliputi Palabuhanratu, Bogor, dan Bekasi), dan Sesar Cipamingkis (meliputi bagian timur Sukabumi dan barat Cianjur).

Kemudian ada Sesar Garsela (meliputi Kabupaten Garut dan sekitarnya), Sesar Baribis (Majalengka, Kuningan, Subang Selatan, dan Purwakarta), dan Sesar Lembang (Cimahi, Lembang, hingga Manglayang dan Kota Bandung).

Baca Juga:   Selama Januari 2019, 18 Orang di Jabar Meninggal Dunia Karena DBD

Sebelum terjadi gempa, Rosmid mengingatkan masyarakat untuk mengenali bencana dan lingkungan tempat tinggal. Selalu sedia tas siaga bencana dan pastikan peralatan rumah tangga tidak menyulitkan saat evakuasi.

“Edukasi dan sosialisasi di wilayah sesar tersebut. Jalur rambu evakuasi pun sedang kita upayakan dengan pemda termasuk di Sesar Lembang. Jalur evakuasi untuk kemana mereka bergerak, itu baru ada sebagian,” kata Rosmid. (dtc)

Komentar

Berita Terkait