GOSIPGARUT.ID — Warga Perum Bumi Cempaka Indah, Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, menolak bantuan beras dalam pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) yang disalurkan Dinas Sosial ke wilayahnya pada Minggu (20/9/2020) kemarin.
Alasan warga di Blok 6 RW 15 menolak bantuan tersebut karena diketahui kualitas berasnya jelek. Selain bau dan banyak kutu, beras bantuan itu pun berwarna kehitam-hitaman. Dengan bantuan tersebut warga merasa dilecehkan.
Penolakan warga terhadap bantuan beras itu pun jadi pemberitaan media massa. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Ade Hendarsyah, mengakui ada beberapa karung berisi beras yang kurang bagus. Namun saat itu juga pihaknya telah mengganti dengan beras yang jauh berkualitas.
“Di Perum Bumi Cempaka Indah pada Minggu kemarin, secara bertahap penyalurannya sudah disalurkan sementara ke blok 6 dulu. Namun begitu beras turun dari truk, memang ada beberapa (karung) yang kurang bagus, maka hari itu pula kami mengganti dengan beras yang lebih bagus,” kata dia, Senin (21/9/2020).
Ade menjelaskan, penyebab adanya beras berkualitas jelek yang dibagikan kepada warga Perum Cempaka kemungkinan ada kesalahan pengambilan dari gudang yang terangkut. “Namun hari itu juga sudah diganti dengan yang lebih baik,” ucapnya. (Yan AS)



.png)














