oleh

Nol Anggaran Gegara Corona, Dispora Garut Tunda Pembinaan Atlet Kalangan Pelajar

GOSIPGARUT.ID — Gara-gara nol anggaran dampak adanya pengalihan anggaran untuk penanganan wabah Covid-19, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut terpaksa menunda berbagai kegiatan untuk pembinaan atlet kalangan pelajar.

“Dispora┬ámenaungi atlet pelajar, kalau Dispora berdasarkan anggaran, sementara anggaran dialihkan menangani Covid-19, khusus di bidang olahraga bisa dikatakan nol anggaran,” kata Kepala Bidang Keolahragaan Dispora Garut Tito Sugito, Jumat (11/9/2020).

Ia menuturkan, anggaran pembinaan maupun kegiatan atlet yang sudah dialokasikan pada tahun anggaran 2020 tiba-tiba harus dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut.

Dampaknya, kata Tito, Dispora Garut tidak bisa melakukan kegiatan keolahragaan, termasuk melakukan pembinaan atlet dalam rangka menghadapi kejuaraan yang biasa dilaksanakan setiap tahun di tingkat daerah, maupun provinsi.

Baca Juga:   Tiga Ribu Anak Menggiring Bola di Perkotaan Garut, Ada Apa?

“Semua anggaran dialihkan di tahun ini, tidak ada sama sekali, terutama di bidang bapak (Bidang Keolahragaan), lagi pula mengadakan acara untuk saat ini tidak boleh, jangankan ada kejuaraan, untuk berkumpul saja tidak boleh,” ujarnya.

Tito menuturkan, meski tidak ada kegiatan, jajarannya tetap mempersiapkan program maupun agenda kejuaraan olahraga lainnya untuk diselenggarakan pada tahun 2021. Bahkan, berbagai program yang sebelumnya sudah disiapkan pada tahun anggaran 2020 akan diusulkan kembali untuk bisa terlaksana pada tahun 2021.

Baca Juga:   Pemuda Kreatif dan Mandiri di Garut Akan Dapat Bantuan untuk Berwirausaha

“Tetap sekarang mulai penyusunan membuat anggaran untuk tahun 2021, kita sudah membuat program. Program yang dibuat kemarin yang tidak terlaksana diusulkan untuk dilaksanakan tahun depan,” paparnya.

Tito mengungkapkan, atlet pelajar di Garut cukup banyak yang berprestasi, salah satunya atlet pada cabang olahraga pencak silat, kemudian tenis meja dan beberapa cabang olahraga lainnya.

Ia berharap, pengurus cabang olahraga dapat bersabar dan tetap melakukan kegiatan latihan di tengah pandemi Covid-19 yang serba keterbatasan. “Untuk tahun ini bersabar, kita dikembalikan ke cabornya masing-masing tapi saya percaya mereka pasti latihan,” kata Tito.

Baca Juga:   Luar Biasa, SSB Putra Asgar Borong Tiga Gelar Sekaligus

Pernyataan sama disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Garut Abdusy Syakur, bahwa selama pandemi Covid-19 tidak ada kegiatan untuk pembinaan para atlet umum karena kondisinya serba terbatas.

“Enggak ada (pembinaan) semua kegiatan pembinaan atlet prinsipnya berhenti, sangat terbatas ada juga,” katanya. (Ant)

Komentar

Berita Terkait