Berita

Diduga Kabur dari Penangkaran di Garut, 3 Buaya Muncul di Waduk Jatigede

×

Diduga Kabur dari Penangkaran di Garut, 3 Buaya Muncul di Waduk Jatigede

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Buaya muncul di sungai.

GOSIPGARUT.ID — Tiga buaya dilaporkan menampakan diri di Waduk Jatigede, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Satwa reptil yang muncul itu diduga kabur dari penangkaran buaya yang ada di Kabupaten Garut.

Dari tiga buaya itu, satu di antaranya berhasil ditangkap pada Rabu (24/6/2020), kemudian pada malam harinya satu buaya muncul menampakan diri dan satu lagi muncul pada Kamis (25/6/2020) siang.

Karyuman Priyadi (54) warga setempat yang menangkap buaya itu mengatakan, berdasarkan informasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) diduga buaya itu kabur dari penangkaran di Garut saat terjadi banjir bandang.

Baca Juga:   Hujan Deras Picu Longsor di Banjarwangi, Polsek Bergerak Cepat Lakukan Mitigasi Awal

“Beberapa tahun ke belakang kan ada banjir bandang di Garut, menurut informasi di sana ada ternak (penangkaran buaya). Kemungkinan kebawa arus saat banjir karena kalau di sini kan asalnya daratan,” ujarnya, Kamis (25/6/2020).

Karyuman mengatakan, mustahil jika sebelumnya ada buaya di Waduk Jatigede, sehingga pihaknya berharap instansi terkait harus segera berkoordinasi dengan pemilik penangkaran buaya itu jika benar buayanya kabur dari Garut.

Baca Juga:   Petani Sambut Baik Kesiapan Kementerian Pu Terhadap Pasokan Air Waduk Kedungombo

“Jangan sampai buaya dari penangkaran di Garut itu liar lagi,” kata dia.

Kepala Dusun 2, Desa Cisurat, Anom Suharta juga mengatakan, bahwa buaya yang ada di Waduk Jatigede itu kemungkinannya memang kabur dari penangkaran di Garut.

“Diperkirakan itu buaya kabur saat kebawa arus banjir bandang di Garut karena berdasarkan informasi kemarin disana ada penangkaran buaya,” ujarnya.

Baca Juga:   Prihatin Warga Dilanda Kekeringan, Kapolres Garut Perintahkan Polsek Bayongbong Salurkan Air Bersih ke Cigedug

Atas hal tersebut, pihaknya meminta warga yang kerap memancing untuk tetap waspada dan berhati-hati karena masih ada buaya yang lain. “Kami dari pemerintah desa mengimbau kepada semua masyarakat untuk berhati-hati, terutama bagi pemancing,” kata Anom. (Trbn)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *