oleh

Tiga C, Makanan Khas Sunda Ini Bisa Jadi “Snack” Pengantar Buka Puasa

GOSIPGARUT.ID — Dari namanya saja tiga makanan ini sudah sangat kental nuansa Sundanya. Tiga C, yakni cireng (aci digoreng), cimol (aci digemol), dan cilok (aci dicolok) merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar utama tepung sagu atau aci.

Meski memiliki nama yang mirip, ketiga makanan tersebut diolah dan disajikan dengan cara yang berbeda loh…!

Aci yang dibentuk menyerupai bulatan pipih lalu digoreng, begitulah cara membuat cireng. Dulu cireng hanya disajikan polos dan dimakan dengan dicocol ke sambal. Kini, sudah banyak kreasi menu cireng yang diisi dengan daging ayam, kornet, abon, dan lain-lain.

Baca Juga:   Awug Garut, Kuliner Khas yang Lembut, Legit, dan Mengenyangkan

Praktis dan rasanya yang gurih banget, cukup untuk menjadikan cireng sebagai snack (makanan ringan) pengantar berbuka puasa sebelum kamu menyantap makanan utama.

Sedikit berbeda dengan cireng, cimol dibentuk seperti bola-bola kecil lalu digoreng. Penyajiannya pun selalu dilengkapi dengan bumbu-bumbu kering maupun basah. Bumbu kering yang sering menjadi pilihan adalah bubuk rasa keju, barbeque, asin, balado, dan lain-lain.

Baca Juga:   Gula Aren Musang Khas Cisewu, Kini Kesulitan Kayu Bakar

Sedangkan untuk bumbu basah yang umum digunakan adalah saus sambal dan kecap. Dengan beragam pilihan bumbu tersebut, Anda bisa mix sesuai selera dan dijamin pantang bosen sama si cireng!

Serupa tapi tak sama, cilok juga dibentuk seperti bola. Yang membuatnya berbeda dengan cimol adalah adonan cilok yang dicampur tepung terigu. Campuran tersebut membuat tekstur cimol menjadi lebih legit, kenyal, dan nggak mudah kempes.

Baca Juga:   Imbas Corona, Lebaran Tahun Ini Pemasaran Tengteng Bungbulang Lesu

Setelah matang, cilok dilumuri dengan bumbu kacang dan diambil dengan cara ditusuk kayu atau tusuk sate. Cocok buat kamu yang nggak suka ribet dan ingin langsung ‘lep’ saat berbuka puasa. ***

Komentar

Berita Terkait