Berita

P2TP2A Kabupaten Garut Bagikan Sembako kepada Korban Dampingan

×

P2TP2A Kabupaten Garut Bagikan Sembako kepada Korban Dampingan

Sebarkan artikel ini
P2TP2A Garut mengunjungi rumah korban dampingan sekaligus membagikan sembako. (Foto: Yuyus)

GOSIPGARUT.ID — Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut membagikan paket sembako kepada para korban kekerasan perempuan dan anak yang pernah jadi dampingan P2TP2A Garut.

Pembagian sembako tersebut, dilakukan sebagai upaya membantu para dampingan P2TP2A untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di masa pandemi Covid-19, di mana pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap berada di rumah.

“Ini bagian dari program pemantauan dampingan kita pasca mereka mengikuti rehabilitasi atau tinggal di rumah aman kita,” jelas Ketua P2TP2A Kabupaten Garut, Diah Kurniasari Gunawan, Rabu (29/04/2020).

Baca Juga:   P2TP2A Garut Siap Memulihkan Psikis Korban Asusila oleh Ayahnya

Menurutnya, setiap korban dampingan P2TP2A akan masuk dalam program pemantauan P2TP2A untuk memastikan mereka bisa kembali dan diterima di lingkungannya. Seperti halnya salah satu dampingan P2TP2A di Desa Barudua, tempat tinggalnya juga direhabilitasi lewat program rutilahu yang dikoordinasikan P2TP2A.

“Kita juga harus memastikan, masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19 ini, mereka harus bisa bertahan. Setelah tempat tinggalnya kita perbaiki, kita bantu juga untuk bekal mereka,” jelas Diah.

Baca Juga:   Wabup Helmi Sebut ODP Corona di Garut Melonjak Jadi 90 Orang

Istri Bupati Garut ini menceritakan, dampingan yang didatanginya di Desa Barudua, Kecamatan Malangbong, memang terbilang sangat kekurangan. Seorang nenek yang sudah tua dan tidak bisa bekerja, saat ini harus mengurus tiga orang cucunya, setelah ibu dari ketiga cucunya harus menjalani proses hukum.

“Cucunya yang paling besar, meninggal karena sakit setelah saat liburan sekolah milih kerja jadi kuli bangunan di Bandung untuk bisa bantu-bantu kehidupan sehari-hari neneknya,” ujar Diah.

Ia pun berkesempatan menengok mereka yang pernah menjadi dampingan P2TP2A di wilayah Kecamatan Malangbong dan juga memberikan bantuan paket alat pelindung diri (APD) kepada tim Satgas Covid-19 di Desa Malangbong.

Baca Juga:   Dengar Keluhan Teman Tuli, Putri Karlina Janji Jadikan Garut Kota Inklusif

“Kita juga tadi bagi-bagi masker dan sosialisasi soal Covid-19 ke masyarakat, karena masyarakat di pedesaan mah masih masih belum mengerti utuh apa itu Corona,” kata Diah. (Yuyus)

Yanti
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
BGN 1
previous arrow
next arrow
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *