Berita

Hadapi Repolusi Industri 4.0, Karang Taruna Desa Cibatu Berlatih Digitalisasi Konten

×

Hadapi Repolusi Industri 4.0, Karang Taruna Desa Cibatu Berlatih Digitalisasi Konten

Sebarkan artikel ini
Kegiatan peningkatan kapasitas, Karang Taruna Desa Cibatu berlatih digitalisasi konten. (Foto: Diskominfo Garut)

GOSIPGARUT.ID — Program Desa Cibatu sebagai destinasi wisata di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, direspons positif kalangan muda yang tergabung dalam Karang Taruna Adi Satya. Mereka menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dengan tajuk in house training (IHT) pengelolaan konten berbasis smartphone dengan mengambil tema “Karang Taruna Adisatya Menuju Revolusi Industri 4.0 melalui Desa Wisata Budaya”.

Ketua Karang Taruna Adisatya Desa Cibatu, Ukas Budiman, mengatakan IHT ini diikuti 20 orang perwakilan dari 13 karang taruna RW di lingkungan Desa Cibatu, bertujuan mempersiapkan dan mencetak generasi muda khususnya Karang Taruna Adisatya Desa Cibatu, menghadapi revolusi industri 4.0.

“Kita harus mempersiapkan SDM yang
kompeten, kreatif dan inovatif, khususnya di era digital seperti saat ini,” ujar dia, Senin (11/11/2019).

Baca Juga:   Sejumlah Desa di Garut Kembangkan Produk Kopi Sebagai Komoditas Unggulan

Ukas berharap, Desa Cibatu menuju 2020 sebagai desa wisata budaya berbasis digital. “Kita selaku karang taruna akan mengembangkan hasil kreasi dan karya kita, berbasis literasi digital,” katanya.

Kepala Desa Cibatu, Dadang Sulaeman, memberikan apresiasi kepada Karang Taruna Adisatya atas inisiatifnya menyelenggarakan IHT ini. Di mana, kegiatan tersebut sangat mendukung programnya untuk menjadikan desanya sebagai desa wisata budaya.

Sebagai inisiator pihaknya sangat bangga dengan terealisasinya pelatihan ini, terlebih ada tanggapan langsung dari pihak Diskominfo Kabupaten Garut.

Kegiatan peningkatan kapasitas, Karang Taruna Desa Cibatu berlatih digitalisasi konten. (Foto: Diskominfo Garut)

“Apalagi ada pencerahan dan penjelasan dari pihak pemateri. Intinya kami harus siap dalam menyambut program-program destinasi wisata cibatu terpadu dalam segala hal, mudah-mudahan ini bermanfaat bagi semua kalangan,” kata Dadang.

Baca Juga:   Listrik Sering Padam di Garut, PLN: Penyebabnya Layangan Berkawat

Ia berharap, ilmu diberikan bahkan langsung dipraktekan benar-benar bermanfaat, baik untuk diri pribadi maupun untuk program dalam skala kedaerahan. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu lancarnya acara, termasuk Diskominfo, Bolan Films, PT. KAI — dalam hal ini Kepala Stasiun Cibatu dan jajarannya, dan anak-anak Karang Taruna Adi Satya.

Menurut Dadang, program desa wisata budaya akan segera terwujud seiring dengan reaktivasi jalur kereta api, semisal di area kompleks stasiun Cibatu akan dibuat area Car Free Day, dengan penyajian seni dan budaya, kuliner, dan handicraft.
Pihaknya akan memanfaatkan spot-spot bangunan tua bekas rumah dinas milik PT. KAI, yang di dalamnya bisa berisi hasil kreasi UKM. “Event-event yang ada tentunya butuh kreativitas, dan itu biasanya ada di anak-anak muda seperti karang taruna,” ujar Dadang di sela-sela acara IHT.

Baca Juga:   Geliat Pemuda dari Pelosok Garut, Karang Taruna Panggalih Hidupkan Tradisi dan Pemberdayaan

Ia berharap kegiatan ini memiliki efek besar bagi kemajuan desanya, sehingga bisa menopang pariwisata di Kalaupten Garut umumnya, dan Kecamatan Cibatu khususnya.

Kegiatan IHT dibimbing langsung Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut dan praktisi multimedia dan event organizer Bolan Films, dengan materi teknik penulisan konten den fotografi, serta teknik gambar da editing video. Peserta juga diterjunkan langsung praktek di stasiun Cibatu. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *