Politik

Kehilangan Satu Kursi di DPRD Garut, PDIP Gelar Konsolidasi Kader

×

Kehilangan Satu Kursi di DPRD Garut, PDIP Gelar Konsolidasi Kader

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono (kanan) didampingi Ketua DPC PDIP Garut, Yuda Puja Turnawan, dalam konsolidasi kader di Garut, Jum'at (18/10/2019). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pada Pemilihan Legislatif 2019, Fraksi PDI Perjuangan kehilangan satu kursi di DPRD Kabupaten Garut. Kalau pada Pileg 2014 lalu partai besutan Megawati Soekarnoputri ini mendapatkan enam kursi, tapi kali ini hanya memperoleh lima kursi.

Tak hanya kehilangan kursi anggota, kali ini pun PDIP yang hanya memperoleh 102.000 suara di Pileg 2019 malah harus kehilangan kursi Wakil Ketua DPRD Garut.

Untuk itu, menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan, penyelenggaraan konsolidasi kader yang dihelat di hotel Agusta, Jum’at kemarin (18/10/2019), sangat penting agar turunnya raihan kursi di Pileg 2019 tidak terulang lagi di Pileg mendatang.

Baca Juga:   11 Kepala Daerah di Jabar Tak Bisa Dilantik pada 6 Februari 2025 Lantaran Sengketa PHP di MK, Mana Saja?

“Konsolidasi ini sangat penting karena pada Pileg 2019 ini kami hanya meraih 102.000 suara,” kata Yudha. “Hilang satu kursi atau hilang 50 ribu suara menjadi masalah yang cukup besar bagi PDI Perjuangan Garut.”

Anggota DPRD Garut ini merasa bersyukur karena gelaran konsolidasi kader Jum’at kemarin berlangsung sukses. Selain dihadiri seluruh kader PDIP se-Kabupaten Garut, konsolidasi itu pun dihadiri Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono.

“Tak ketinggalan anggota DRP RI PDI Perjuangan dari Dapil Jabar XI (Dony Oekon) juga datang ke sini (Garut) serta memberikan arahan-arahan kepada teman-teman DPC maupun PAC Garut,” terang Yuda.

Baca Juga:   Hindarkan Warga dari Sanksi Denda, PDI Perjuangan Garut Bagi-bagikan Masker

Sementara Ono Surono mengatakan bahwa pihaknya akan meneruskan amant Kongres PDI Perjuangan di Bali beberapa waktu lalu, di mana partai ini harus menjadi partai pelopor.

“Disiplin ideologi, Pancasila, disiplin berorganisasi dan taat pada intruksi. Ranting harus satu bulan sekali rapat, DPC harus dua kali sebulan rapat, dan DPD sebulan empat kali kita rapat,” ujar dia.

Menurut Ono, dengan konsilidasi ini akan merapatkan barisan menyolidkan internal juga membangun sinergi antar tingkatan ranting, DPC, dan DPD.

Baca Juga:   PDIP Garut Optimistis Rebut Minimal 7 Kursi DPRD, Kepengurusan PAC Baru Didominasi Gen Z

“Serta kita terus menjalin komunikasi dengan petugas partai yang ada di legislatif yang ada di DPRD Garut maupun Provinsi,” tandasnya.

“Anggota DPR RI dari dapil Garut juga akan konsisten melakulan reses ke Dapil dalam jangka waktu tiga bulan sekali, sehingga karena ditugaskan untuk reses maka harus menyerap aspirasi,” kata Ono lagi. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *