GOSIPGARUT.ID — Kebiasaan warga membuang sampah langsung ke sungai seringkali menjadi persoalan. Perlu sosialisasi gencar kepada masyarakat tentang bahayanya membuang sampah ke sungai, di samping kesadaran masyarakat itu sendiri agar pola hidup seperti ini ditinggalkan.
Salah satu contoh adalah tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai Cimaragas, yang berada di samping badan Jalan Papandayan, Kampung Dayeuhandap RW 04 Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota. Sikap membuang sampah yang tidak pada tempatnya ini, berpotensi menimbulkan penyakit serta banjir ketika musim penghujan.
Menyikapi hal tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan, melakukan gerakan gotong royong dengan warga di lingkungan RW 04 Kampung Dayeuhhandap dengan mengangkut sampah-sampah serta limbah rumah tangga dengan alat sederhana.
“Jika saluran pembuangan air sudah dipenuhi sampah dan limbah, maka hal tersebut dapat berujung dengan penyebaran berbagai macam penyakit tentunya. Makanya saya serta warga di sini serta UPT PUPR Garut Kota secara gotong royong membersihkan saluran drainase dari tumpukan sampah tadi,” tutur Yuda di lokasi sungai yang dibersihkan, Minggu (30/08/2020).
Ia menuturkan, lingkungan yang bersih memang sulit untuk diterapkan apabila tidak adanya rasa kesadaran dari setiap individunya. Karena budaya bersih dan sehat akan mendatangkan banyak keuntungan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.
“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua termasuk membiasakan untuk hidup sehat yang dimulai dari kebersihan di sekitar kita tentunya,” pungkas Yuda.
(Yuyus)



.png)











