GOSIPGARUT.ID — Pra Gebyar Kebangkitan Zakat dan Rakorda Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Barat, Baznas Kabupaten Garut membagikan zakat senilai Rp135 juta.
“Hari ini 272 penerima manfaat, terdiri dari program Garut Taqwa, Garut Cerdas, Garut Sehat, Garut Peduli dan Garut Makmur juga 10 group pentas marawis se Priangan Timur,” ungkap Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd H Aas Kosasih, S. Ag, M. Si usai pembukaan kegiatan Gebyar Zakat dan Rakorda Baznas Jawa Barat, di di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (16/07/2019).
Ia menerangkan, hingga saat ini penerimaan zakat, infaq dan sodaqoh (ZIS) terbesar baru dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencapai Rp5,8 miliar pada tahun 2018 lalu, dan tahun ini ditargetkan Rp15 miliar.
“Barusan kata Pak Bupati, tahun 2020 nanti akan mencapai Rp30 miliar. Ini lonjakan yang sangat luar biasa, karena tahun 2017 hanya Rp3,7 miliar. Tidak ada apa-apanya Baznas Garut tanpa peran serta semuanya. Terutama kebijakan Pak Bupati Garut yang telah memberikan kebijakan serta kepercayaan pengelolaan Zakat para PNS/ASN Pemkab Garut,” katanya.
Bupati Rudy Gunawan dalam sambutannya, mengapresiasi kinerja dan semangat Ketua Baznas Kabupaten Garut dan jajarannya yang sangat baik. Di periode kedua kepemimpinan dirinya dengan dr. Helmi, telah memprogramkan rehabilitasi rumah tidak layak huni yang akan dibiayai dari pemotongan zakat, sebesar Rp30 miliar dari seluruh PNS di Kabupaten Garut.
“Di Garut ada 40 ribu rumah tidak layak huni, saya sudah lounching pemberian bantuan Rutilahu untuk warga fakir miskin di Garut. Dari APBD Garut 2019, ada 600 Rumah tidak layak huni yang di programkan tahun 2019 akan di bangun. Saya juga takjub atas hasil pemeriksaan dengan predikat WTP yang diperoleh Baznas Garut, dan terima kasih juga kepada PNS/ASN Kabupaten Garut yang turut serta memakmurkan zakat di Kabupaten Garut,” ucap Bupati.
(Yuyus)



.png)











