Kesehatan

Sebenarnya Mencari Kandidat Dirut RSUD Pameungpeuk Bukan Perkara Rumit

×

Sebenarnya Mencari Kandidat Dirut RSUD Pameungpeuk Bukan Perkara Rumit

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Mencari Dirut rumah sakit.

GOSIPGARUT.ID — Kekosongan jabatan direktur utama (dirut) sejumlah rumah sakit di bawah naungan Pemprov Jabar, termasuk RSUD Pameungpeuk, Kabupaten Garut, terus menjadi sorotan DPRD Jabar yang berharap jabatan tersebut segera diisi.

Sekretaris Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya menyoroti pernyataan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang menyebut, sulitnya mencari sosok dokter yang mampu mengelola rumah sakit sebagai alasan lambannya pengisian jabatan tersebut.

Menurut Abdul Hadi, pengisian jabatan dirut sebenarnya bukan perkara yang rumit. Pasalnya, kata dia, dokter yang memiliki kemampuan manajerial banyak. Dia yakin, jika rekrutmen dirut rumah sakit tersebut digelar secara terbuka, peminatnya bakal banyak.

Baca Juga:   25 Karyawan RSUD Pameungpeuk Positif Covid-19, Pelayanan Ditutup Sementara

“Kalau dibuka ke publik dan dokter yang dari luar kota bisa ikut, saya yakin dokter yang mampu mengelola rumah sakit itu banyak,” ungkap Abdul Hadi.

Terlebih, ia pun yakin, ketertarikan dokter untuk menempati jabatan dirut rumah sakit tinggi. Sebab, tunjangan penghasilan pegawai (TPP) di lingkungan Pemprov Jabar paling tinggi setelah Pemprov DKI Jakarta.

“Masa sih gak ada yang minat? TPP kita paling besar, itu kan harusnya menjadi daya tarik,” ujar Hadi.

Baca Juga:   Ada Jejak Sejarah, Garut Pernah Jadi Lokasi Kongres Kesehatan Internasional

Ia juga menekankan, jangan sampai persoalan kekosongan jabatan dirut ini berlarut hingga pembahasan anggaran murni 2020 mendatang.

“Katanya sih Dinkes (Dinas Kesehatan) bulan ini membuka rekrutmen, tapi sekarang sudah mau habis bukan Juni belum ada informasi lagi,” kata Hadi.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengakui, tidak mudah mencari sosok dokter yang memiliki kemampuan untuk mengelola sebuah rumah sakit.

Pengakuan tersebut disampaikan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menanggapi polemik kekosongan jabatan dirut di enam rumah sakit di bawah naungan Pemprov Jabar.

Baca Juga:   RSUD Pameungpeuk Harus Jadi Rumah Sakit Rujukan di Selatan Jabar

Keenam RS tersebut, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan Baleendah, Kabupaten Bandung; RS Jiwa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat; RS Paru Sidareja, Kabupaten Cirebon; RSUD Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi; RSUD Pameungpeuk, Kabupaten Garut; dan RS Kesehatan Kerja, Rancaekek, Kabupaten Bandung.

“Sedang diproses, gak mudah memang mencari dokter yang manajerial,” ungkap Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa lalu (18/6/2019). (Snd/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *