Berita

Satpam Ini Saban Jum’at dan Senin Tempuh Perjalanan Ratusan Kilometer

×

Satpam Ini Saban Jum’at dan Senin Tempuh Perjalanan Ratusan Kilometer

Sebarkan artikel ini
Yaman (20 tahun), satpam Bank Jabar Banten (BJB) kantor kas Cisewu. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Menjadi anggota satuan pengamanan (Satpam) memang memiliki tuntutan tugas yang tidak ringan. Selain harus selalu sigap menjaga keamanan, ia pun harus siap dengan beragam kondisi sulit, lamanya waktu, dan panjangnya daya tempuh agar tugasnya itu bisa tertunaikan.

Yaman misalnya, pemuda berusia 20 tahun yang menjadi anggota Satpam di Bank Jabar Banten (BJB) kantor kas Cisewu ini, harus siap menghadapi panjangnya daya tempuh karena kebetulan memiliki tempat tugas yang cukup jauh dari tempat tinggalnya.

Sekalipun Yaman bisa kost di sebuah rumah yang tidak jauh dari tempat kerjanya, pusat kota Kecamatan Cisewu. Namun dalam seminggu sekali, seolah sudah menjadi kewajiban bahwa pria lajang ini harus memaksakan pulang guna menjenguk orangtuanya.

Baca Juga:   Gubernur Jabar Beri Kujang untuk Pebalap Dunia Marc Marquez

“Bisa dibayangkan betapa jauhnya daya tempuh perjalanan saya, jika jarak yang ditempuh adalah antara Kecamatan Cisewu (di Garut Selatan) dan Kecamatan Karangpawitan (di Garut Tengah). Jaraknya mencapai 120 kilometer,” kata pria berperawakan kurus ini, Rabu (9/1/2019).

Menurut dia, selama perjalanan pergi atau pulang bekerja itu banyak kejadian menyedihkan yang ia alami. Di antaranya sepeda motor yang dikendarainya sering kali mogok di tengah perjalanan. Atau pada musim penghujan ini, sudah barang tentu perjalanan Yaman selalu kehujanan dan kedinginan.

Baca Juga:   Ketua Santri Pasundan Apresiasi Langkah KSAD yang Kunjungi Makam Korban Tabrakan Nagreg

“Entah kenapa, sepeda motor saya selalu mogok di daerah Pakenjeng. Pertama kali, mesin sepeda motor saya tiba-tiba mati di daerah Gunung Wayang. Namun Alhamdulillah, setelah mendapat bantuan warga setempat, akhirnya sepeda motor saya kembali nyala dan saya bisa melanjutkan perjalanan kembali,” terang pria lulusan SMU ini.

Keanehan lainnya, diterangkan Yaman, kenapa kejadian yang selalu terjadi di Pakenjeng itu juga selalu pada hari Senin — ketika dirinya hendak pergi menjalankan tugas. Sementara saat pulang kerja, yakni hari Jum’at, di perjalanan selalu lancar.

Baca Juga:   Thailand Hadir di INAGRITECH 2025, Tampilkan Inovasi Teknologi Pertanian untuk Dunia yang Lebih Baik

“Kan tugas saya di Cisewu itu hanya dari Senin hingga Jum’at. Setiap Jum’at sore saya pulang kerja dan langsung melakukan perjalanan pulang ke Kecamatan Karangpawitan. Sementara pada Senin subuh, saya melakukan perjalanan sebaliknya (berangkat kerja) dari Karangpawitan menuju Cisewu,” ujar dia. (Gun/Tsn)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *