Berita

Malu Numpang Belajar, Siswa SMPN 1 Talegong “Curhat” Lewat Video Viral

×

Malu Numpang Belajar, Siswa SMPN 1 Talegong “Curhat” Lewat Video Viral

Sebarkan artikel ini
Siswa SMPN 1 Talegong kelas jauh di Desa Sukamaju sedang menyampaikan keluhan dan curhatannya lewat video yang viral. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Puluhan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Talegong yang merupakan kelas jauh di Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, menyampaikan keluhan (curhatan)-nya dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial, pada Sabtu (17/8/2019).

Dalam video berdurasi 60 detik dan diduga dibuat dalam moment perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 itu, para siswa meminta kepada Bupati Garut, Ketua DPRD Garut, Kepala Dinas Pendidikan Garut, Kepala SMPN 1 Talegong, dan Kepala Desa Sukamaju, agar segera membuatkan bangunan sekolah untuk mereka karena selama ini mereka belajar numpang di sekolah yang bukan miliknya.

“Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Yang terhormat Bapak Bupati Garut, Ketua DPRD Garut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Kepala SMPN 1 Talegong, aparat pemerintahan Desa Sukamaju, kami memohon tolong bangunkan sekolah. Kami ingin punya bangunan sendiri, kami malu terus numpang di sekolah lain….” kata seorang siswi mewakili puluhan siswa lainnya dengan suara terbata-bata.

Baca Juga:   Dewan Pendidikan Garut Minta Bupati Segera Bentuk Satgas Antimafia Dapodik

Siswa yang sebentar-sebentar menyeka air matanya itu melanjutkan ucapannya, “Tolong segera kami bangunkan sekolah. Kami ingin mandiri….Kami ingin mandiri….” ujarnya yang diikuti puluhan temannya yang semuanya wanita.

Saat menyampaikan curhatannya itu, para siswa berdiri berjejer di sebuah lapangan. Mereka mengenakan pakaian seragam SMP dengan kerudung biru. Tapi ada juga beberapa siswa yang mengenakan pakaian berwarna ke atas putih dan ke bawah merah seperti seragam SD dengan kerudung putih.

Baca Juga:   Camat Talegong: Soal Tanah Jadi Kendala Pembangunan SMP di Sukamaju

Mengapit siswa yang menyampaikan curhatan, ada dua orang siswa yang masing-masing mengacungkan sebuah kertas karton berwarna kuning yang ditulisi dengan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-74. Pada kertas karton yang satunya lagi bertuliskan soal permohonan untuk dibangunkannya bangunan sekolah.

“Tolong jadikan sekolah kami menjadi SMP Negeri 3 Talegong,” ujar dia yang menutupnya dengan ucapan salam dari seluruh siswa yang hadir saat itu.

Baca Juga:   Dua Warga Subang Positif Covid-19 Sepulang Berwisata dari Pantai Selatan Garut

Kepala SMPN 1 Talegong, Suhendi, ketika dimintai tanggapannya soal curhatan siswanya pada video viral itu tidak merespon. Pesan Watsapp yang dikirim GOSIPGARUT.ID pada Sabtu malam (17/8/2019), tampak dibaca tetapi tidak dibalas.

Sementara menurut informasi yang berhasil dikumpulkan membenarkan bahwa sejak dibuka kelas jauh SMPN 1 Talegong di Desa Sukamaju tahun 2006, proses belajar mengajar berlangsung di sekolah milik pihak lain, yakni SDN Sukamaju 3. Saat ini jumlah siswa kelas jauh itu sebanyak 125 orang lebih. (Fj/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *