Budaya

SMKN 11 Garut Serap 117 Siswa Baru, 14 Orang Datang dari Kabupaten Tetangga

×

SMKN 11 Garut Serap 117 Siswa Baru, 14 Orang Datang dari Kabupaten Tetangga

Sebarkan artikel ini
117 siswa baru di SMKN 11 Garut sedang mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Meski tidak memenuhi target kuota, namun penyerapan siwa baru tahun pelajaran 2019 – 2020 di SMKN 11 Garut mengalami kenaikan cukup signifikan. Tahun ini, sekolah yang berlokasi di Kecamatan Cisewu itu mampu menyerap siswa baru sebanyak 117 orang, sementara di tahun sebelumnya (2018) hanya mampu menyerap 52 orang.

“Pada tahun ini, kuota murid baru yang disediakan oleh sekolah kami sebanyak 201 kursi. Alhamdulillah, meski tidak memenuhi target kuota, serapan murid baru di sini mengalami kenaikan,” kata Kepala SMKN 11 Drs. Anang Setiana, M.Pd, yang didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan — Yogi Susanto Frimadona, S. Pd, Kamis (18/7/2019).

Yang menggembirakan lagi, lanjut Anang, animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMKN 11 Garut bukan hanya datang dari masyarakat Kecamatan Cisewu, Talegong, dan Caringin saja. Melainkan juga datang dari warga kabupaten tetangga, yaitu Cianjur.

Baca Juga:   Berubah, Tampilan Bangunan SMKN 11 Garut Akan Terkesan Mewah dan Indah

Dijelaskan Yogi, siswa baru yang datang dari kabupaten tetangga itu mencapai 14 orang. Mereka tinggal di Kecamatan Cidaun, Cianjur bagian selatan, yaitu sebuah kecamatan yang berdampingan langsung dengan Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

“Antara Kecamatan Cisewu dengan Cidaun hanya dibatasi oleh Sungai Cilaki. Mungkin, karena jaraknya cukup dekat, maka banyak warga Cidaun yang memilih sekolah di Cisewu. Selain dekat, kualitas dan sarana pendidikan di sekolah yang ada di Cisewu pun tidak kalah bersaing dengan sekolah yang ada di kota besar,” papar dia.

Baca Juga:   Paskibra SDN Regol 7 Ikut Meriahkan Pembukaan O2SN Garut

Yogi juga menjelaskan, ke-117 siswa baru SMKN 11 Garut kini tengah mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang akan berlangsung selama enam hari dan dimulai sejak Senin lalu (15/7/2019). Ia menjamin, selama MPLS berlangsung tidak ada aksi perpeloncoan yang menimpa siswa baru itu.

“Ke-117 siswa baru tersebut mengisi empat kompetensi keahlian yang kami sediakan. Yaitu, teknik audio video, teknik dan bisnis sepeda motor, teknik komputer dan jaringan, otomatisasi dan tatakelola perkantoran,” ujar dia. (Fj/Gun)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *