GOSIPGARUT.ID — Kontingen Kabupaten Garut kembali memetik hasil manis dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Bertanding di GOR Basket Kota Bekasi pada Sabtu, 7 November 2026, atlet Muay Thai Putri Yaasin Sastrianie sukses mengamankan medali emas setelah menumbangkan utusan Kabupaten Bogor di partai puncak kelas 54 kg putri.
Tambahan satu medali emas ini sekaligus menjadi suntikan semangat bagi kontingen Garut di tengah ketatnya persaingan antardaerah. Hingga Sabtu sore, Garut mencatatkan raihan sementara 2 medali emas, 5 perak, dan 9 perunggu, dengan emas pertama disumbangkan dari cabang olahraga berkuda.
Hadir menyaksikan laga secara langsung di tribun penonton, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi tinggi kedisiplinan dan gaya bertanding Putri yang ofensif.
“Saya melihat secara langsung betapa gigih dan disiplinnya ananda Putri dalam menyerang lawan. Selamat untuk Putri, ini pencapaian luar biasa,” ujar Syakur usai mengalungkan medali.
Kemenangan ini terasa personal bagi Putri Yaasin. Ia mengaku terharu karena hasil di atas matras membayar tuntas porsi latihan berat yang ia jalani beberapa bulan terakhir. Bertekad tak cepat puas, petarung muda Garut ini langsung membidik panggung yang lebih besar: Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Sangat senang dan tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Target berikutnya adalah menembus PON, mohon doa dan dukungannya,” tutur Putri.
Proyeksi Tuan Rumah 2030 dan Guyuran Bonus
Prestasi Muay Thai ini dijadikan momentum oleh Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengevaluasi peta pembinaan atlet secara menyeluruh. Syakur menegaskan bahwa ajang Porprov kali ini merupakan pijakan awal menuju target jangka panjang yang lebih krusial. Pasalnya, Kabupaten Garut diproyeksikan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga regional pada 2030 mendatang.
“Kepada pimpinan cabang olahraga, terima kasih. Mari persiapkan diri sebaik mungkin untuk 2030 saat kita menjadi tuan rumah. Targetnya jelas, jumlah medali harus jauh lebih banyak,” tegas Syakur.
Sebagai komitmen dalam mengapresiasi keringat para atlet dan pelatih, Pemkab Garut telah mengalokasikan anggaran khusus untuk kucuran bonus peraih medali. Syakur memastikan nilai penghargaan kali ini akan dinaikkan dibanding gelaran sebelumnya, disesuaikan dengan kapasitas kemampuan fiskal daerah.
Langkah ini diharapkan tak sekadar menjadi bentuk apresiasi pascapertandingan, melainkan juga bahan bakar bagi para atlet yang masih berlaga untuk menggenjot sisa medali di Bekasi. ***














